logo
F1 | Detail

Verstappen Desak F1 Tak Ikuti MotoGP Gelar Sprint Race di Semua Seri

Quadiliba Al-Farabi
Jum'at, 26 Agustus 2022, 09:30 WIB
Verstappen Desak F1 Tak Ikuti MotoGP Gelar Sprint Race di Semua Seri
Pembalam Red Bull, Max Verstappen (REUTERS)

PEMBALAP Tim Red Bull Racing Max Verstappen, mendominasi kemenangan setiap kali ada sprint race di suatu seri balapan Formula One (F1). Namun Verstappen mengaku tidak menyukai format tersebut.

Sementara itu ajang MotoGP telah menetapkan akan diterapkan aturan sprint race di setiap seri balapan pada 2023. Max Verstappen berharap F1 tidak ikut-ikutan dalam wacana tersebut.

Ya, F1 telah mendahului dalam mengadakan sprint race setiap Sabtu pasca kualifikasi atau sebelum balapan di hari Minggu. Tapi sejauh ini hanya diterapkan pada beberapa seri balapan.

Pertama kalinya, F1 menggelar tiga sprint race di Italia, Inggris, dan Brasil musim lalu. Musim ini, format itu sudah diterapkan di Sirkuit Imola, Red Bull Ring, dan akan menyusul di Interlagos.

Verstappen telah berhasil menjadi yang tercepat dalam dua sprint race di Imola dan Red Bull Ring musim ini. Meski begitu dia tidak terlalu suka dengan konsep tersebut.

"Saya tidak akan menikmatinya," aku Verstappen dikutip laman Express, Jumat (26/8/2022).

“Aku tidak menyukainya. Saya pikir emosi dan perasaan pada hari Minggu harus istimewa. Itulah satu-satunya (sensasi) saat Anda balapan. Begitulah cara saya berkembang di dunia balap, bagaimanapun: Minggu adalah hari untuk balapan,” lanjutnya.

“Ngomong-ngomong, sejauh ini, dari balapan sprint yang kami jalani, tidak banyak yang berubah secara drastis dalam hal hasil,” tandasnya.

Beberapa pembalap F1 lainnya setuju dengan Verstappen. Pembalap Alfa Romeo, Valtteri Bottas misalnya, yang juga tidak menginginkan sprint race di semua seri balapan, tetapi ingin adanya penambahan waktu latihan.

“Saya tidak berpikir kita perlu melakukan sprint setiap akhir pekan. Tapi latihannya kurang,” katanya.

Pembalap AlphaTauri Yuki Tsunoda juga tidak yakin F1 harus melakukan hal yang sama seperti  MotoGP. Tapi dia setuju bila sprint race hanya beberapa kali diterapkan.

“Saya tidak berpikir ada manfaat untuk setiap balapan akhir pekan melakukan kualifikasi sprint. Kualifikasi sprint adalah hal yang istimewa untuk (beberapa kali) dilakukan daripada setiap akhir pekan balapan dan itulah mengapa kualifikasi sprint terkadang menyenangkan untuk ditonton,” timpal Yuki.

Editor : Furqon Al Fauzi

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1648 seconds [13]