logo
Ragam Lainnya | Detail

Ukuran Lapangan Lontar Martil, Olahraga yang Membutuhkan Tenaga Besar

Tim Sportstars
Kamis, 03 November 2022, 19:07 WIB
Ukuran Lapangan Lontar Martil, Olahraga yang Membutuhkan Tenaga Besar
Atlet harus melempar martil di dalam lingkaran lempar yang berdiameter 2,135 m. (Foto: 11alive)

JAKARTA Ukuran lapangan lontar martil perlu kamu ketahui jika kamu gemar memainkan olahraga ini. Lontar martil atau hammer throw adalah salah satu cabang olahraga atletik. Ajang kompetisi olahraga ini menampilkan kekuatan dalam melontar martil untuk mendapatkan jarak lontar paling jauh. 

Lontar martil merupakan sebuah olahraga yang melakukan gerakan ayunan kedua tangan dibantu dengan pilinan pinggang dan putaran serta penempatan tapak kaki kemudian dilontarkan disertai posisi bertahan pada kedua kaki. Lontar martil membutuhkan tenaga lemparan yang sangat besar. 

Ketika melakukan lontaran, benda berupa peluru yang diberi alat pegangan dilontarkan sejauh mungkin dengan memutar badan. Untuk itu atlet lontar martil umumnya didukung oleh postur badan yang tinggi dan kekar. Pemenang pada lontar martil ditentukan berdasarkan jauhnya hasil lemparan dari sang atlet.

Lalu berapakah ukuran lapangan dari olahraga lontar martil? Simak penjelasan di bawah ini. 

Ukuran Lapangan Lontar Martil

Dikutip dari web Hammerthrow, fasilitas lapangan lontar martil terdiri dari lingkaran lempar, kandang pelindung, dan sektor pendaratan. Berikut standar ukuran lapangan lontar martil:

  • Atlet harus melempar martil di dalam lingkaran lempar yang berdiameter 2,135 m. 
  • Sektor pendaratan berupa rumput atau tanah yang ditandai dengan garis putih berukuran 5 cm, bagian dalamnya merupakan batas untuk lemparan yang wajar. Dalam kompetisi internasional, lemparan harus mendarat dalam sektor 34,92 derajat.
  • Kandang Pelindung: Pelempar dikelilingi di tiga sisi oleh sangkar jaring yang melindungi penonton. Meskipun ukuran kandang bervariasi, atlet dapat berdiri lebih dari 10 m. 
  • Garis perpanjangan 90 meter dari pusat lingkaran lempar.

Ukuran Martil 

Dalam olahraga lempar martil, terdapat alat utama yang disebut martil. Martil terdiri dari kepala logam, kawat, dan gagangnya. Kepalanya merupakan besi padat (atau logam lain yang tidak lebih lembut daripada kuningan). Kawat berdiameter tidak lebih dari 3 mm, terbuat dari baja, dan tidak bisa meregang saat dilempar. Lalu pegangannya harus kaku dan tanpa sendi engsel apapun yang mempunyai panjang maksimal 110 mm. 

Dilansir dari web Hammerthrow ada perbedaan berat martil untuk pria dan wanita. Untuk pria, berat martil 7,26 kg / 16 pon, dan panjang 121,5 cm / 3 kaki 11,75 inci. Berat martil wanita 4 kg / 8,8 pon, panjang: 119,5 cm / 3-kaki 11-inci.

 

Aturan Lontar Martil

Asosiasi Internasional Federasi Atletik atau International Association of Athletics Federation (IAAF) menetapkan peraturan dalam lontar martil yang dikutip dari web Sportsmatik adalah sebagai berikut:

  1. Sebelum memulai pukulan pendahuluan, atlet diperbolehkan untuk menjaga kepala martil di dalam atau di luar lingkaran lempar.
  2. Bukan sebuah pelanggaran jika kepala martil diletakkan di tanah sebelum pukulan pendahuluan, tetapi jika setelah melakukan ayunan kepala martil menyentuh tanah atau jika martil dijatuhkan oleh atlet maka dihitung sebagai pelanggaran.
  3. Jika saat di udara martil pecah tidak akan dihitung sebagai pelanggaran, namun peraturan ini berlaku jika pemain telah bermain sesuai dengan peraturan.
  4. Kepala martil harus terbuat dari bahan padat seperti besi, kuningan atau baja dan harus berbentuk bulat dengan ukuran standar yang sudah ditetapkan.
  5. Kawat yang digunakan harus jenis tunggal dan tidak putus dengan diameter minimal 3 mm.
  6. Konstruksi pegangan dapat berupa tipe loop tunggal atau ganda tetapi harus kaku dan tidak boleh memiliki sambungan engsel di kedua sisinya.
  7. Pegangan harus dipasang pada kawat dengan sedemikian rupa sehingga tidak dapat diputar di dalam lingkaran kawat.
  8. Pengukuran palu harus dilakukan dari bagian dalam pegangan.

Itulah informasi seputar ukuran lapangan lontar martil. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan para pembaca. (Indah Pramestya)

Editor : Abdul Haris

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1865 seconds [13]