logo
Ragam Lainnya | Detail

Tumbuh di Daerah Gangster AS, Justru Jadi Motivasi Serena Williams Berprestasi di Dunia Tenis

Cikal Bintang Raissatria
Senin, 05 Desember 2022, 11:49 WIB
Tumbuh di Daerah Gangster AS, Justru Jadi Motivasi Serena Williams Berprestasi di Dunia Tenis
NEW YORK - Petenis Serena Williams melambai ke penonton setelah pertandingannya melawan Danka Kovinic pada hari pertama turnamen tenis AS Terbuka 2022 di USTA Billie Jean King National Tennis Center, di New York, Amerika Serikat, Minggu (30/8/2022) w

COMPTON – Petenis Tunggal Putri Amerika Serikat (AS) Serena Williams tumbuh di lingkungan yang dikenal sebagai daerah gangster di Compton. Berasal dari daerah dengan tingkat kriminalitas yang tinggi, Serena justru termotivasi.

Seperti diketahui, Serena merupakan salah satu petenis tunggal putri terhebat sepanjang masa. Secara total, ia sudah mengumpulkan 23 gelar Grand Slam, pernah mencapai ranking satu dunia, dan mengoleksi total 73 gelar.

Namun, Serena sudah memutuskan untuk pensiun pada tahun ini, tepatnya September 2022. Di sela masa pensiunnya, Serena menceritakan bagaimana dirinya mempunyai motivasi yang tinggi dalam setiap pertandingan.

Menurutnya, tumbuh besar di Compton, Los Angeles menjadi motivasi tersendiri baginya. Setiap pertandingan, Serena selalu mengingat darimana dirinya berasal. Oleh sebab itu, petenis kelahiran Saginaw, Amerika Serikat itu tidak gentar dengan lawan-lawannya.

"Jika ini bukan badai, saya tidak merasakannya. Sejujurnya, setiap kali saya mencoba membuktikan sesuatu, saya kembali dan berkata: Serena, Anda dari Compton, ya! Saya bisa menyesuaikan diri dengan apa saja,” ungkap Serena, dikutip dari Tennis World, Minggu (4/12/2022).

Tidak faktor daerah asal, Serena juga selalu termotivasi ketika melihat rekan dan pelatihnya. Selama bertanding, ia selalu meminta saran dari sang pelatih. Dengan begitu, Serena bisa mengetahui kekurangannya selama pertandingan.

“Karena semua yang telah kami lalui, saya berpikir tentang taman bermain dan dropshot, dan kemudian benar-benar tidak merasakan apa-apa,” kata Serena.

“Tapi ketika saya mendengar sesuatu, saya selalu melihat rekan latihan saya atau pelatih saya dan berkata: Ada yang salah, karena jika saya merasakannya, maka ada sesuatu yang benar-benar salah,” pungkasnya.
 

Editor : Furqon Al Fauzi

Follow Berita Sportstars di Google News

RECENT COMMENTS


/ rendering in 0.1960 seconds [12]