logo
Liga Indonesia | Detail

Tragedi Kanjuruhan, Jordi Amat: Sepak Bola Seharusnya Menyatukan Kita

Andika Rachmansyah
Senin, 03 Oktober 2022, 10:15 WIB
Tragedi Kanjuruhan, Jordi Amat: Sepak Bola Seharusnya Menyatukan Kita
Jordi Amat terlihat sangat terpukul mendengar kabar mengenai insiden yang memakan ratusan nyawa di Stadion Kanjuruhan,(Foto: Facebook/JOHOR Southern Tigers)

CALON pemain naturalisasi Indonesia, Jordi Amat, sangat terpukul mendengar kabar mengenai insiden yang memakan ratusan nyawa di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu malam. Jordi turut berbelasungkawa atas insiden tersebut.

Seperti diketahui sebelumnya, insiden mengerikan terjadi usai laga kekalahan Arema FC kontra Persebaya Surabaya dengan skor 2-3. Pertandingan bertajuk Derbi Jawa Timur itu sejatinya berjalan lancar sejak awal.

Namun karena tim kebanggaannya menelan kekalahan, Aremania –pendukung Arema FC- merangsek masuk ke lapangan setelah laga usai. Aksi tersebut langsung membuat pihak keamanan bertindak untuk meredam suporter yang masuk ke dalam lapangan.

Gas air mata menjadi salah satu penyebab tragedi Stadion Kanjuruhan menimbulkan banyak korban jiwa. (FOTO: REUTERS)
Gas air mata menjadi salah satu penyebab tragedi Stadion Kanjuruhan menimbulkan banyak korban jiwa. (FOTO: REUTERS)

Namun salahnya, pihak keamanan justru menembakan gas air mata ke tribun penonton, yang jelas-jelas seharusnya bukan mereka sasarannya. Tindakan itupun juga sebenarnya salah karena FIFA melarang gas air mata dilarang untuk mengamankan massa di dalam stadion.

Alhasil, para penonton yang berada di tribun menjadi panik setelah pihak keamanan menembakan gas air mata. Mereka berdesak-desakan untuk bisa keluar dari perih serta sesaknya karena gas tersebut. Ironisnya, banyak dari mereka yang terinjak-injak dan mengalami sesak nafas karena gas air mata yang ditembakan pihak keamanan ke tribun.

 

RECENT COMMENTS


/ rendering in 0.1753 seconds [12]