logo
F1 | Detail

Titik Balik Max Verstappen Jadi Pembalap Hebat Terjadi pada 2018

Andhika Khoirul Huda
Kamis, 22 September 2022, 03:00 WIB
Titik Balik Max Verstappen Jadi Pembalap Hebat Terjadi pada 2018
Max Verstappen (Red Bull Racing) mengangkat trofi juara F1 GP Belanda 2022 (Foto: Reuters/Yves Herman)

PERTH – Sebelum Max Verstappen jadi pembalap hebat saat ini, ternyata ada titik balik yang harus ia lalui pada tahun 2018. Hal itu diungkapkan oleh pembalap McLaren, Daniel Ricciardo.

Menurutnya, itu semua terjadi pada musim 2018 lalu di mana rekan setimnya di Red Bull Racing itu menjadi semakin dewasa di dalam dan di luar trek. Verstappen memulai debutnya di ajang Formula 1 pada GP Australia 2015 bersama tim Toro Rosso. 

Momen tersebut membuatnya menjadi pembalap termuda yang berkompetisi di balapan jet darat paling bergengsi di dunia itu, yakni dalam usia 17 tahun dan 166 hari. 

Setelah menghabiskan satu musim dengan Toro Rosso, pembalap asal Belanda itu langsung dipromosikan ke tim induk mereka, yakni Red Bull, pada musim 2016. Dia menggantikan Daniil Kvyat untuk berduet dengan Daniel Ricciardo.

Verstappen pun membayar tunai kepercayaan tim asal Austria itu dengan memenangkan balapan debutnya di GP Spanyol 2016. Alhasil, dia kembali mengukir sejarah sebagai pembalap termuda yang sukses meraih kemenangan di F1.

Akan tetapi, gaya balapnya bisa dibilang masih sangat mentah saat itu. Dia sering mengalami kecelakaan dan bertabrakan dengan pembalap lain. Pembalap kelahiran Belgia itu pun selalu finis di belakang Ricciardo dalam klasemen akhir pada musim 2016 dan 2017.

Namun, pada musim 2018, Verstappen akhirnya sukses mengakhiri musim dengan hasil yang lebih baik dari seniornya yang berasal dari Australia itu dengan selisih 79 poin di depannya. 

Menurut Ricciardo, pada tahun itulah Verstappen berkembang menjadi pembalap yang hebat karena semakin dewasa di dalam maupun di luar trek sehingga bisa tampil lebih konsisten.

 

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1704 seconds [12]