Tim Nasional | Detail

Timnas Indonesia Waspada, Gaya Permainan Keras Myanmar Mirip dengan Vietnam

Rifqi Herjoko
Kamis, 25 November 2021, 09:38 WIB
Timnas Indonesia Waspada, Gaya Permainan Keras Myanmar Mirip dengan Vietnam
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. (PSSI)

ANTALYA – Timnas Indonesia patut waspada jelang laga melawan Myanmar pada laga uji coba Kamis (25/11/2021) malam WIB. Pasalnya gaya permainan mereka mirip dengan yang diperagakan Vietnam.

Laga akan digelar di Emirhan Sport Complex Antalya, Turki. Ini merupakan salah satu agenda dari Pemusatan Latihan (TC) timnas Indonesia jelang menyambut Piala AFF 2020 sekaligus uji coba kedua Skuad Garuda di Turki.

Sebelumnya, anak asuh Shin Tae-yong telah berhadapan dengan Afghanistan, Selasa (16/11/2021). Laga itu dimenangkan oleh Afghanistan dengan skor tipis 1-0.

Kini, Fachrudin Aryanto dan kolega bakal berhadapan dengan tim sesama Asia Tenggara, Myanmar. Meski kedua negara langganan bentrok, Skuad Garuda tetap perlu mewaspadai gaya permainan sang rival.

Pasalnya, The White Angels –julukan timnas Myanmar- memiliki gaya permainan yang tidak jauh berbeda dengan Vietnam. Para penggila sepak bola di Asia Tenggara tentu mengetahui hal tersebut. Kedua negara kerap menerapkan gaya permainan yang cepat dan keras.

Kecepatan sang rival diyakini masih dapat diredam oleh penggawa Timnas Indonesia. Namun demikian, gaya bermain mereka yang cenderung keras perlu menjadi perhatian khusus dari tim pelatih serta pemain.

Gaya yang cenderung keras itu tak jarang menghasilkan hujan kartu bagi tim tersebut. Myanmar memang terkenal tanpa kompromi dalam merebut bola dari kaki lawan. Seringkali tekel serta hadangan mereka berbuah kartu merah.

Bukan kartu yang menjadi persoalan, melainkan potensi cedera yang menghantui Timnas Indonesia nanti. Sebelumnya, bek anyar Elkan Baggott mengalami insiden tabrakan dengan pemain lawan saat melawan Afghanistan. Hal itu membuatnya cedera dan dipastikan absen di laga malam nanti.

Dengan demikian, pelatih Shin Tae-yong diharapkan dapat mengantisipasi potensi cedera para penggawa tim di laga nanti. Pria asal Korea Selatan itu perlu mencari strategi khusus untuk menghindari permainan keras yang biasa dilakukan Myanmar di laga nanti.

Editor : Saliki Dwi Saputra

RECENT COMMENTS

/ rendering in 1.3204 seconds [13]