logo
Basket | Detail

Timnas Basket Indonesia Tunjukkan Perkembangan di FIBA Asia Cup 2022, Ini Program Perbasi Selanjutnya

Muammar Yahya Herdana
Jum'at, 22 Juli 2022, 09:30 WIB
Timnas Basket Indonesia Tunjukkan Perkembangan di FIBA Asia Cup 2022, Ini Program Perbasi Selanjutnya
Timnas Basket Indonesia akan berhadapan dengan China di Playoff Perempat Final FIBA Asia Cup 2022 (Foto: FIBA Basketball)

JAKARTA – Timnas Basket Indonesia menunjukan perkembangan yang cukup pesat sejauh ini. Kini, PP Perbasi pun telah menyiapkan beberapa program lainnya demi menjaga performa Andakara Prastawa dan rekan-rekan.

Pada FIBA Asia Cup 2022, Indonesia memang gagal mencapai targetnya untuk melaju ke babak delapan besar. Meski begitu, tim asuhan Milos Pejic tersebut sukses menunjukan persaingan sengit hingga babak playoff perempat final.

Kini Perbasik pun akan fokus untuk mencari dan mengembangkan talenta-talenta muda basket Indonesia. Salah satu caranya, Perbasi akan melakukan Scouting yang akan digelar di 11 kota, yaitu Jakarta, Bandung, Medan, Pontianak, Samarinda, Yogyakarta, Manado, Tangerang, Surabaya, Makasar, dan Palu.

Timnas Basket Indonesia vs Yordania di FIBA Asia Cup 2022 (Foto: Sportstars.id/Rifqi Herjoko)
Timnas Basket Indonesia vs Yordania di FIBA Asia Cup 2022 (Foto: Sportstars.id/Rifqi Herjoko)

“Kita harus mengupgrade dari sistem latihan maupun scouting pemain-pemain muda yang berbakat yang sedang kita lakukan di 11 kota,” ungkap Sekretaris Jenderal Perbasi, Nirmala Dewi pada konferensi pers Perbasi, Kamis (21/7/2022).

Selain itu, ketua umum Perbasi, Danny Kosasih, mengatakan bahwa program itu memang sudah direncanakan sejak lama. Perbasi pun mengincar para pemain muda yang mampu mengisi kekurangan Timnas Indonesia, yaitu tinggi badan.

“Program itu memang sudah lama kita rencanakan. Harapannya, kita bisa mendapatkan pemain-pemain muda yang tinggi dimana hal itu menjadi kekuarangan Indonesia hingga saat ini,” tambahan Danny Kosasih,”

Selain itu, Danny Kosasih juga menyebut bahwa Indonesia juga akan mencari beberapa pemain keturunan yang berminat untuk dinaturalisasi. Meski begitu, hal tersebut bukanlah fokus utama Perbasi saat ini.

“Kita juga terus mencari beberapa pemain keturunan untuk bisa kita naturalisasi. Namun hal tersebut bukan fokus utama. Yang terpenting kita harus mencari pemain-pemain asli Indonesia, karena itu yang paling mungkin dimaksimalkan,” pungkasnya. 
 

Editor : Admiraldy Eka Saputra

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1588 seconds [13]