logo
F1 | Detail

Tifosi Ferrari Dianggap Cemooh Max Verstappen, Mattia Binotto: Sebenarnya ke FIA

Andhika Khoirul Huda
Selasa, 13 September 2022, 16:31 WIB
Tifosi Ferrari Dianggap Cemooh Max Verstappen, Mattia Binotto: Sebenarnya ke FIA
Charles Leclerc (Scuderia Ferrari) merebut pole position pada Kualifikasi F1 GP Italia 2022, Sabtu (10/9/2022) malam WIB (Foto: Reuters/Jennifer Lorenzini)

MONZA – Sejumlah fans Ferrari dinilai telah melakukan tindakan tidak terpuji kepada Max Verstappen, pada F1 GP Italia 2022 pekan lalu. Kepala Tim Ferrari Mattia Binotto, pun tak menyukai hal itu, meski menurutnya ejekan tersebut sebenarnya ditujukan kepada FIA.

Para tifosi -sebutan fans Ferrari- larut dalam kegembiraan ketika Charles Leclerc memulai balapan di kandang Ferrari di Monza dari posisi terdepan. Sementara Verstappen, terpaksa mulai dari posisi tujuh setelah terkena penalti meski sebenarnya dia mengamankan posisi kedua saat start.

Sang juara bertahan pun mampu merangsek naik ke posisi kedua hanya dalam beberapa lap saja. Bahkan, dia berhasil melewati Leclerc untuk merebut tempat terdepan selama periode Virtual Safety Car.  

Namun, bendera hijau dikibarkan ketika pembalap asal Monako itu masih berada di dalam pit. Alhasil, Verstappen melesat kencang dan menjauh dari kejaran Leclerc.

Akan tetapi, lima lap menjelang finish ada harapan bagi Leclerc untuk memenangkan balapan ini setelah bendera kuning dikibarkan dan membuat safety car keluar sehingga jaraknya dengan Verstappen bisa dipangkas. 

Sayangnya, para marshal tak mampu mendorong mobil Daniel Ricciardo yang menjadi penyebab bendera kuning itu berkibar setelah berhenti di lintasan.

Alhasil, Verstappen terus berada di depan dan mengamankan kemenangan kelima berturut-turutnya dengan finis di belakang safety car. Dia sukses mengungguli Leclerc dan George Russel yang mendapat podium kedua dan ketiga.

Selepas balapan, terdengar cemoohan dari para tifosi ketika Verstappen melakukan wawancara pasca-balap dan naik podium. Binotto pun tak suka denga hal itu, meski menurutnya para tifosi sebenarnya tidak senang dengan FIA, yang membuat peluang Leclerc menyalip Verstappen di lap-lap akhir menjadi hilang karena adanya safety car.

“Mencemooh pembalap tidak pernah bagus, terutama jika pembalapnya adalah Max, yang hari ini adalah pembalap tercepat di trek dan pantas menang, jadi itu tidak bagus,” kata Binotto dilansir dari Formula1news, Selasa (13/9/2022).

“Tapi saya pikir cemoohan dari tifosi kami lebih ke FIA . Alasannya saya pikir karena orang-orang di luar sana percaya bahwa Safety Car bisa saja berakhir sebelumnya dan masih memberikan beberapa lap untuk balapan hari ini, untuk pertempuran di trek,” ia menambahkan.

Dengan hasil tersebut, Verstappen terus menjauh dari Leclerc yang kini berjarak 116 poin darinya di posisi kedua. Pembalap asal Belanda itu pun semakin dekat untuk mempertahankan gelar juaranya musim ini yang bisa dipastikan dengan kemenangan pada balapan selanjutnya di GP Singapura 2022 awal Oktober mendatang. 

Editor : Furqon Al Fauzi

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1626 seconds [13]