logo
Netting | Detail

The Daddies Ungkap Kunci Kemenangan Atas Ganda Putra Andalan Thailand

Andhika Khoirul Huda
Selasa, 10 Mei 2022, 06:15 WIB
The Daddies Ungkap Kunci Kemenangan Atas Ganda Putra Andalan Thailand
M Ahsan Hendra Setiawan Thomas Cup 2022 (Foto: Badminton Photo)

BANGKOK РGanda Putra Indonesia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, mengungkapkan kunci kemenangan atas Chaloempon Charoenkitamorn/Nanthakarn Yordphaisong, dalam pertandingan kedua babak Grup A kontra Thailand di Piala Thomas 2022. 

Pertandingan tersebut berlangsung pada Senin (9/5/2022) malam WIB di Impact Arena, Bangkok, Thailand. The Daddies –julukan Ahsan/Hendra- tampil apik pada set pertama dan mengamankan kemenangan dengan skor 21-12. Namun mereka tampak tertekan pada set kedua sehingga kalah tipis 26-28.

Beruntung pada set ketiga, pasangan ranking dua dunia itu mampu kembali memegang kendali permainan. Mereka berhasil mengamankan kemenangan dengan cukup mudah di angka 21-11.

Hasil tersebut, membawa Indonesia menyamakan kedudukan 1-1 atas Negeri Gajah Putih setelah pada laga pertama Anthony Sinisuka Ginting ditekuk Kunlavut Vitidsarn, 12-21, 21-15 dan 9-21. Ahsan pun mengaku sangat bersyukur bisa menyumbang poin untuk Tim Merah-Putih karena sang lawan tidak mudah untuk dikalahkan.

“Alhamdulillah bisa menang dan menyamakan kedudukan 1-1. Lawan kita akui juga tidak mudah dikalahkan dan bermain baik. Mereka memberikan perlawanan ketat, terutama di set kedua,” kata Ahsan dikutip dari rilis PBSI, Senin (9/5/2022).

Menurut Hendra, kemenangan tersebut diraihnya karena bisa menerapkan strategi yang tepat untuk mengatasi angin yang menerjang lapangan. Pemain berusia 37 tahun itu mengungkapkan penyebab kekalahan di set kedua adalah akibat kalah angin dari pasangan Thailand.

“Set pertama kita menang angin dan bisa memegang kendali permainan. Kita langsung start dan memimpin poinnya bisa jauh,” ujar Hendra.

“Set kedua, kita keserang terus karena kalah angin. Sudah berusaha keras, tetapi kalah juga. Di set ketiga, saat berada di posisi menang angin kita kembali ke permainan kita dengan menyerang dan mengumpulkan angka banyak,” imbuhnya.

“Setelah pindah tempat di interval ketiga, biar tidak terserang, kita main panjang-panjang dan itu berhasil hingga akhirnya menang,” pungkasnya

Editor : Furqon Al Fauzi

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1791 seconds [12]