Liga Champions | Detail

Tak Kunjung Juara Liga Champions, Man City dan PSG Diejek Eks Presiden Bayern Munchen

Ilham Sigit Pratama
Sabtu, 13 November 2021, 13:35 WIB
Tak Kunjung Juara Liga Champions, Man City dan PSG Diejek Eks Presiden Bayern Munchen
Josep Guardiola gagal juara Liga Champions bersama Man City (Foto: Reuters)

MUNICH - Mantan Presiden Bayern Munchen, Uli Hoeness, dengan gamblang mengejek dua klub tajir Eropa, Manchester City dan Paris Saint-Germain (PSG). Pasalnya, kedua klub tersebut selalu gagal menjuarai Liga Champions, padahal sudah keluar banyak uang untuk berbelanja pemain.

Sebagaimana diketahui, sejak Syeik Mansour mengambil alih Man City dari tangan pengusaha Thailand, Thaksin Shinawatra, Manchester Biru sudah mengeluarkan dana mencapai 1,5 miliar euro. Akan tetapi, klub berjuluk The Citizens itu tidak juga memenangi Liga Champions meski telah membeli deretan pemain beken.

PSG tak jauh beda, Nasser Al-Khelaifi dengan Qatar Sports Investments-nya membelanjakan dana sebesar 1,3 miliar euro sejak pengambilalihan klub ibu kota Prancis itu pada musim 2011-2012. Klub berjuluk Le Parisiens itu kini tengah membangun Los Galacticos baru yang dihuni nama-nama besar seperti Neymar Jr dan Lionel Messi.

Oleh sebab itu, Hoeness tidak suka dengan cara kedua klub tersebut terjun ke dunia sepak bola. Menurutnya, segepok uang tidak cukup untuk meraih prestasi di sepak bola, utamanya Liga Champions.

“Mereka akan kalah lagi dari kami (Bayern Munchen). Tidak selalu, tapi dari waktu ke waktu, itu akan selalu menjadi tujuan kami, dan ketika kami mengalahkan mereka, itu membuat saya senang. Kami akan menunjukkan bahwa uang jelek mereka tidak cukup,” kata Hoeness dilansir dari Goal, Sabtu (13/11/2021).

Lebih lanjut, Hoeness juga mengejek kedua klub tersebut karena selalu gagal menjuarai Liga Champions meski sudah dibanjiri uang. Sementara Bayern sudah dua kali menjuarai Liga Champions (2012-2013 dan 2019-2020) sejak sultan-sultan Arab tersebut mengambil alih dua klub itu.

“Sejauh ini, kedua klub tersebut belum menjuarai apa pun. Tidak ada sama sekali,” ketus Hoeness.

 

RECENT COMMENTS

/ rendering in 0.2242 seconds [13]