Tim Nasional | Detail

Syarat Pemain Naturalisasi yang Diminati Shin Tae-yong: Harus Miliki Darah Indonesia

Rifqi Herjoko
Selasa, 11 Januari 2022, 13:29 WIB
Syarat Pemain Naturalisasi yang Diminati Shin Tae-yong: Harus Miliki Darah Indonesia
Elkan Baggott bersama Shin Tae-yong dan staff pelatih Timnas Indonesia (Foto: Instagram/@shintaeyong7777)

JAKARTA - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengklarifikasi istilah pemain naturalisasi yang selama ini beredar. Menurutnya, pemain-pemain tersebut adalah orang Indonesia, tetapi hanya berganti kewarganegaraan saja. 

Isu naturalisasi mulai ramai belakangan ini seturut empat nama yang diajukan Shin untuk berganti kewarganegaraan. Namun, pelatih asal Korea Selatan itu tidak mau asal menaturalisasi pemain saja. Ada syarat utama yakni berdarah Indonesia. 

Hal itu diungkapkannya di wawancara terbaru sang pelatih dengan Deddy Corbuzier. Pada satu kesempatan, mantan pesulap itu bertanya tentang seberapa pentingnya pemain naturalisasi untuk Timnas Indonesia. 

Sandy Walsh terbukti punya darah Indonesia (Foto: Instagram/@sandywalsh)
Sandy Walsh terbukti punya darah Indonesia (Foto: Instagram/@sandywalsh)

“Saya menginginkan pemain yang memiliki darah keturunan Indonesia, bukan yang tidak ada darah Indonesianya,” ujar Shin dalam video podcast Deddy Corbuzier tersebut, Selasa (11/1/2022). 

“Sebenarnya (mereka) orang Indonesia, tetapi hanya berganti kewarganegaraan dari satu negara ke negara lain,” sambung pria berusia 51 tahun tersebut. 

Dengan begitu, pemain naturalisasi diyakni memiliki semangat tinggi untuk membela Tanah Airnya, bukan semata-mata dinaturalisasi karena tertarik dengan hal lain. Dia sendiri tidak menampik kehadiran pemain impor itu akan bermanfaat bagi skuad Garuda di masa depan. 

Seperti diketahui, Shin Tae-yong telah menyodorkan empat nama pemain keturunan Indonesia yang sedang diproses untuk dinaturalisasi. Mereka adalah Jordi Amat, Ragnar Oratmangoen, Sandy Walsh, dan Mees Hilgers. Keempat pemain tersebut diharapkan dapat bergabung secepatnya ke tim Garuda.
 

Editor : Wikanto Arungbudoyo

RECENT COMMENTS

/ rendering in 0.1168 seconds [13]