logo
Balap Lainnya | Detail

Syarat Membuat SIM A Terbaru 2023, Lengkap dengan Caranya!

Intan Rachmasari
Selasa, 03 Januari 2023, 19:52 WIB
Syarat Membuat SIM A Terbaru 2023, Lengkap dengan Caranya!
SIM A wajib untuk dimiliki bagi pengendara kendaraan mobil.

JAKARTA - Syarat membuat SIM A terbaru 2023 menjadi informasi yang dapat ditemukan dalam artikel ini. SIM merupakan surat izin mengemudi yang menjadi syarat penting bagi pengendara kendaraan bermotor. 

Di Indonesia sendiri SIM dibagi menjadi enam golongan berdasarkan spesialisasi kendaraan yang dikendarai. Setiap pengendara kendaraan bermotor wajib memiliki SIM. 

Berikut Sportstars.id akan mengulas syarat dan biaya pembuatan SIM A terbaru 2023. Berikut informasinya;

Ferrari 488 Pista merupakan salah satu koleksi mobil Kylian Mbappe. (Foto: Exotic Racing).

Syarat Membuat SIM A Terbaru 2023

Cara, syarat dan biaya pembuatan SIM baru 2023 berdasarkan Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan SIM adalah sebagai berikut :

  • Usia  
  • Administrasi 
  • Kesehatan 
  • Lulus ujian 

Persyaratan usia

Persyaratan usia untuk penerbitan SIM baru harus memenuhi persyaratan usia minimal yang yang sesuai dengan jenis SIM yang akan dibuat. Minimum usia sesuai dengan jenis SIM yaitu :

  • 17 tahun untuk SIM A, SIM C, SIM D dan SIM DI
  • 18 tahun untuk SIM CI
  • 19 tahun untuk SIM CII
  • 20 tahun untuk SIM A umum dan SIM BI
  • 21 tahun untuk SIM BII
  • 22 tahun untuk SIM BI umum
  • 23 tahun untuk SIM BII umum

Persyaratan Administrasi

Dalam pembuatan SIM adapun syarat administrasi yang harus dilengkapi adalah sebagai berikut :

  • Pas Foto.
  • Kartu Tanda Penduduk (KTP) Asli dan Fotokopi KTP sebanyak 4 Lembar.
  • Surat Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani dari Dokter.
  • Fotokopi surat izin kerja asli dari kementerian yang membidangi ketenagakerjaan bagi warga negara asing yang bekerja di Indonesia.

Syarat kesehatan untuk membuat SIM  

Dalam pembuatan SIM ada persyaratan kesehatan yang harus dipenuhi. Persyaratan ini meliputi kesehatan jasmani dan kesehatan rohani.  

Kesehatan jasmani:  Penglihatan, Pendengaran, Kesehatan fisik anggota gerak dan perawakan fisik lain. 

Kesehatan rohani:  Kemampuan kognitif, Kemampuan psikomotorik dan Kepribadian. 

Pemeriksaan kesehatan jasmani dilakukan oleh dokter Polri atau dokter umum yang telah mendapat rekomendasi dari Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri atau Bidang Kedokteran dan Kesehatan Kepolisian Daerah, dan dibuktikan dengan surat keterangan dokter.

Sedangkan pemeriksaan psikologi dilakukan oleh psikolog Polri atau psikolog di luar Polri yang telah mendapat rekomendasi dari Biro Psikologi Staf Sumber Daya Manusia Polri atau Bagian Psikologi Biro Sumber Daya Manusia Kepolisian Daerah.

Pemeriksaan kesehatan rohani dibuktikan dengan surat keterangan lulus tes psikologi dan dapat digunakan paling lama 6 (enam) bulan sejak diterbitkan.

 

Follow Berita Sportstars di Google News

RECENT COMMENTS


/ rendering in 0.1790 seconds [13]