Ragam Lainnya | Detail

Surfing Kian Jadi Sorotan, Menpora Jamin Indonesia Serius Gelar WSL Championship Tour 2023

Basudiwa Supraja
Sabtu, 28 Mei 2022, 06:22 WIB
Surfing Kian Jadi Sorotan, Menpora Jamin Indonesia Serius Gelar WSL Championship Tour 2023
Liga Surfing Indonesia (LSI) 2022 (FOTO: Gerakita).

BANYUWANGI - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali, meninta agar Kejuaraan Liga Surfing Dunia (WSL) kembali digelar di Indonesia pada 2023 nanti. Adapun lokasinya tidak berubah, yakni di Pantai Plengkung/G-Land, Banyuwangi, Jawa Timur.

Dia menjamin Indonesia akan sangat serius menjadi tuan rumah kompetisi selancar paling bergengsi di dunia itu. Momen itu disampaikannya langsung kepada  General Manager WSL Asia Pasifik, Andrew Starky, saat membuka ajang WSL 2022 di Banyuwangi pada Jumat (27/5/2022).

"Kami memberikan jaminan kepada anda (GM Andrew Starky) bahwa pemerintah Indonesia sangat serius dan mendukung penuh kegiatan ini," ungkap Amali, dikutip dari Kemenpora, Sabtu (28/5/2022).

 Peselancar Indonesia Rio Waida Berhasil Lolos ke Babak 16 Besar
Peselancar Indonesia, Rio Waida

Seperti yang diketahui, nama Indonesia baru saja harum cabang olahraga selancar dunia ini. Hal itu tidak lepas dari jasa peselancar Rio Waida yang berhasil menjadi juara di Sydney Surf Pro 2022 nomor Open Mens.

Peselancar berusia 22 tahun itu pun akan tampil kembali pada ajang WSL 2022 kali ini. Momen tersebut menjadi sebuah kebanggan tersendiri bagi Indonesia.

Terlebih WSL diketahui memiliki tingkat rating tertinggi ketiga di sosial media setelah Liga Basket (NBA) dan American Football (NSL). Hal itu diyakini mampu menambah kuantitas sport tourism ke Indonesia.

"WSL ini merupakan liga surfing internasional yang memiliki social media engagement terbesar ketiga dunia setelah NBA dan NFL (American Football),” jelas Amali sebelumnya.

Artinya, ekonomi nasional pun akan sangat terbantu jika semakin banyaknya turis yang datang ke Indonesia setelah Pandemic Covid-19. Menarik untuk melihat perkembangan ajang WSL kedepannya.

Editor : Hendry Kurniawan

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1333 seconds [13]