Hobi | Detail

Sportpedia: Teknik Lari Jarak Pendek Bagi Pemula  

Rifqi Herjoko
Minggu, 18 Juli 2021, 13:52 WIB
Sportpedia: Teknik Lari Jarak Pendek Bagi Pemula   
Ibnu Jamil saat melakukan aktivitas lari. (Foto: Instagram Ibnu Jamil)

LARI jarak pendek alias sprint merupakan salah satu cabang dari olahraga lari. Jenis ini menggunakan lintasan jarak pendek, seperti 100 meter, 200 meter, hingga 400 meter. Jika Anda ingin dapat berlari sprint dengan baik, beberapa teknik dasar lari jarak pendek perlu dikuasai. Berikut macam-macam teknik lari jarak pendek bagi pemula Mulai dari teknik start, teknik lari sampai tenik finis yang dikumpulkan dari berbagai sumber.  

 1. Teknik Start

Teknik ini merupakan awalan ketika Anda ingin melakukan lari jarak pendek. Teknik start yang benar dapat menentukan tingkat keberhasilan pelari untuk sampai ke garis finis dengan lebih cepat.

Untuk lari sprint, pelari harus memulai balapan dengan teknik start jongkok (block start). Dalam teknik tersebut, kedua kaki pelari harus berada pada block. Selain itu, pelari diharuskan mengambil posisi jongkok dengan beban tubuh bertumpu pada kedua tangan yang menyentuh lintasan.

Ada tiga teknik start jongkok yang biasa digunakan dalam lari jarak pendek, yaitu start pendek (Bullet start), start menengah (medium start), dan start panjang (elongated start). Untuk mempermudah pemahaman Anda, berikut uraiannya.

Start pendek: Saat berada pada blok, posisi jari-jari kaki belakang sejajar dengan tumit kaki depan.

Start menengah: Posisi lutut kaki belakang ditempatkan di samping telapak kaki depan.

Start panjang: Posisi lutut kaki belakang sejajar dengan belakang tumit kaki depan.

 

RECENT COMMENTS

/ rendering in 0.2627 seconds [12]