Hobi | Detail

Sportpedia: Delapan Teknik Dasar Lempar Cakram yang Perlu Diketahui

Tim Sportstars
Selasa, 16 November 2021, 23:16 WIB
Sportpedia: Delapan Teknik Dasar Lempar Cakram yang Perlu Diketahui
Atlet lempar cakram India Kamalpreet Kaur melakukan salah satu gerakan teknik dasar lemparan cakram. (Foto: @India_AllSports)

SALAH satu cabang olahraga olimpiade banyak yang belum mengetahui teknik dasar lempar cakram. Olahraga lempar cakram masuk dalam cabang atletik di mana benda berbentuk cakram dilempar untuk jarak tertentu. 

Olahraga ini dikenal pada zaman Yunani. Disebutkan bahwa lempar cakram masuk dalam satu dari lima acara pentathlon di Olimpiade kuno. Namun, lempar cakram diperkenalkan sebagai acara dalam atletik modern ketika Olimpiade dihidupkan kembali di Athena pada tahun 1896.

Dalam kompetisi modern, cakram harus dilempar dari lingkaran berdiameter 2,5 meter dan jatuh dalam sektor yang ditandai di tanah dari pusat lingkaran. Untuk mendapatkan hasil terbaik, dibutuhkan teknik melempar cakram yang benar, yaitu dengan menyelesaikan satu setengah putaran di dalam ring. Gerak kaki yang tepat sangat penting menghasilkan kecepatan yang diperlukan untuk lemparan yang kuat. Berikut teknik melempar dasar melempar cakram:

1. Pegang Cakram dengan Satu Tangan. 

a. Letakkan telapak tangan di atas cakram sehingga menghadap ke tanah. Kemudian rentangkan jari-jari di sepanjang tepi luar cakram sehingga jaraknya merata. Jangan menggenggam cakram terlalu erat untuk lebih mudah untuk melempar cakram.

b. Gunakan tangan yang tidak digunakan melempar cakram untuk menopang bagian bawah cakram sampai siap untuk melempar. 

c. Ingatlah untuk melepaskan tangan bawah sebelum memulai lemparan. Karena melempar dengan kedua tangan dianggap pelanggaran.

2. Ayunkan Lengan dan Putar Tubuh. 

a. Ayunkan lengan yang memegang cakram kemudian putar tubuh untuk mendapatkan momentum lemparan. Semakin banyak momentum yang dapat dibangun, semakin baik.

b. Kebanyakan pelempar cakram berputar satu setengah kali sebelum melepaskan cakram. Namun, beberapa pelempar lebih suka menjaga kaki mereka tetap diam.

3. Pegang Cakram di Depan Bahu Kiri.

a. Jaga agar cakram setinggi bahu. 

b. Ayunkan cakram kembali ke bahu kanan dan tindakan ini dapat diulang satu atau dua kali, jika diperlukan untuk membentuk ritme.

 

RECENT COMMENTS

/ rendering in 2.5511 seconds [12]