MotoGP | Detail

Spanduk Grazie Vale Minta Dicopot, Walikota Tavullia Pasang Badan

Andika Rachmansyah
Jum'at, 03 Desember 2021, 17:45 WIB
Spanduk Grazie Vale Minta Dicopot, Walikota Tavullia Pasang Badan
Spandul Grazie Vale yang diminta dicopot (Foto: Instagram)

TAVULLIASpanduk yang bertuliskan Grazie Vale di Kota Tavullia, Italia kabarnya diminta untuk dicopot. Akan tetapi, Walikota Tavullia, Francesca Paolucci, membelanya dan akan melakukan kompromi untuk mendapatkan solusi terbaik.

Seperti diketahui, Valentino Rossi, lahir di kota Tavullia. Tentunya, sosok pembalap MotoGP yang dijuluki The Doctor itu dianggap sebagai salah satu identitas untuk kota Tavullia sendiri.

Mengingat, prestasinya di dunia balap MotoGP sangat cemerlang dan melegenda. Bagaimana tidak, The Doctor selama karier balapnya berhasil menyabet sembilan gelar juara dunia. Masing-masing satu gelar di kelas 125 cc dan 250 cc.

Namun, saat ini Rossi telah pensiun pada akhir musim 2021. Spanduk yang bertuliskan Grazie Vale dengan warna khasnya yaitu kuning, ada dimana-mana di tengah kota Tavullia. Terutama kala dirinya menjalani balapan kandang terakhinrya pada MotoGP Emilia Romagna 2021.

Salah satunya terdapat spanduk besar yang dibentangkan di dinding kota yang telah dibangun pada pertengahan abad. Lalu, muncul protes yang diajukan ke kantor monumen yang bertanggung jawab. Protes tersebut meminta spanduk tersebut harus dicopot.

Saat ini, Kotamadya Tavullia pun harus menghapus spanduk besar yang bertuliskan Grazie Vale itu. Sebab,  kantor cagar budaya wilayah Marche telah menerima pemberitahuan dari penduduk setempat. Laporan tersebut menyebut bahwa spanduk itu tidak menghormati arsitektur abad pertengahan.

Tetapi, Paolucci selaku Walikota Tavullia pun ingin membela dan melakukan diskusi lebih lanjut guna mencapai solusi terbaik. Dia takut kalau menghapus spanduk tersebut akan merusak hati bagi para penggemar The Doctor. Karena menurutnya, bagaimanapun juga sosok Rossi telah menjadi identitas bagi Tavullia.

“Menghapus tulisan ini akan merusak komunitas Tavullia,” kata Paolucci, dikutip dari Speedweek, Jumat (3/12/2021).

“Sama seperti dinding yang berdiri untuk kisah Tavullia, Valentino mewujudkan identitas. Spanduk bukan hanya penghormatan kepada seorang juara, tetapi juga identitas kami,”  pungkasnya.

Editor : Furqon Al Fauzi

RECENT COMMENTS

/ rendering in 0.1188 seconds [12]