logo
Liga Indonesia | Detail

SOS Tuntut PSSI Tanggung Jawab atas Tewasnya Suporter PSS Sleman

Ilham Sigit Pratama
Kamis, 04 Agustus 2022, 18:00 WIB
SOS Tuntut PSSI Tanggung Jawab atas Tewasnya Suporter PSS Sleman
Logo PSSI (Foto: PSSI)

JAKARTA - Koordinator Save Our Soccer (SOS), Akmal Marhali menuntut PSSI agar bertanggung jawab atas insiden tewasnya suporter PSS Sleman, Tri Fajar Firmansyah. Akmal beralasan insiden tersebut sudah terjadi berulang kali.

Sebagaimana diketahui, sepak bola Indonesia kembali berduka. Salah seorang suporter PSS, Tri Fajar Firmansyah menjadi korban pengeroyokan sejumlah gerombolan suporter.

Pengeroyokan tersebut merupakan buntut dari bentrok antara suporter Persis Solo dan sekumpulan warga yang diduga merupakan suporter PSIM Yogyakarta. Kejadian tersebut terjadi jelang laga Persis kontra Dewa United di pekan pembuka Liga 1 2022-2023, 25 Juli 2022 silam.

Koordinator Save Our Soccer, Akmal Marhali (Foto: Twitter)
Koordinator Save Our Soccer, Akmal Marhali (Foto: Twitter)

Mirisnya, Fajar merupakan korban salah sasaran karena dirinya diketahui merupakan suporter PSS Sleman, yang mana tidak ada hubungannya dengan kedua suporter yang bentrok. Akmal turut menyayangkan hal tersebut karena sudah terjadi berulang kali.

“Menurut perhitungan Save Our Soccer, ini korban ke-79, sejak liga Indonesia digulirkan, sejak era perserikatan dan Galatama, jumlah yang sangat banyak, tapi tidak diusut tuntas dan diselesaikan, dan malah dianggap hal biasa,” kata Akmal kala dihubungi MNC Portal Indonesia, Kamis (4/8/2022).

“Artinya banyak hal di sepak bola di sepak bola Indonesia yang tidak profesional, pertama soal kenyamanan, lalu soal rivalitas suporter yang tidak dicari solusinya,” tambahnya.

 

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1724 seconds [13]