logo
Balap Lainnya | Detail

Simak Cara Menghitung Denda Pajak Motor yang Telat Bayar

Intan Rachmasari
Senin, 12 September 2022, 16:55 WIB
Simak Cara Menghitung Denda Pajak Motor yang Telat Bayar
Pajak Kendaraan (Foto:Dok Okezone.com)

JAKARTA - Cara menghitung denda pajak motor yang telat bayar memang belum banyak diketahui masyarakat. Padahal hal ini sangat penting diketahui para pemilik kendaraan bermotor untuk menghindari keterlambatan membayar pajak kendaraan setiap tahunnya. 

Setiap pemilik kendaraan bermotor di Indonesia memang wajib untuk membayar pajak dengan besaran biaya yang sesuai dengan kendaraan yang dimiliki. Jika telat membayar pajak, maka pemilik kendaraan wajib membayar denda yang dikenakan. 

Untuk menghindari besaran denda yang wajib dibayar akibat keterlambatan, para pengendara wajib membayarnya tepat waktu. Namun, jika sudah terlanjur telat membayar, para pemilik kendaraan harus sesegera mungkin membayar pajak beserta dendanya. 

Lalu, bagaimana cara menghitung denda pajak motor yang telat bayar? Dilansir dari beberapa sumber, Sportstars.id akan mengulas cara menghitung denda pajak motor yang telat bayar. Berikut informasinya; 

Pembuatan SIM (Sumber: Instagram)

Simak Cara Menghitung Denda Pajak Motor yang Telat Bayar

Cara menghitung denda pajak motor yang telat bayar dapat dilakukan berdasarkan aturan yang ada, denda keterlambatan bayar pajak kendaraan jika melebihi satu hari sampai 1 bulan akan dikenakan denda sebesar 25% dari besaran PKB (Pajak Kendaraan Bermotor).

Jika keterlambatan dua bulan atau lebih akan dikenakan sebesar 25 % x PKB x 2/12 + denda SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan).

Namun ada hal yang perlu dicermati para pemilik kendaraan untuk memahami cara menghitung denda pajak motor yang telat bayar sebagai berikut :

  • Denda Keterlambatan 2 hari - 1 bulan dikenakan PKB x 25% 
  • Denda Keterlambatan 3 bulan dikenakan PKB x 25% x 3/12 + Denda SWDKLLJ 
  • Denda Keterlambatan 5 bulan dikenakan PKB x 25% x 5/12 + Denda SWDKLLJ 
  • Denda Keterlambatan 2 tahun dikenakan 2 x PKB x 25% x 12/12 + Denda SWDKLLJ 
  • Denda Keterlambatan 3 tahun dikenakan 3 x PKB x 25% x 12/12 + Denda SWDKLLJ 
  • Dan Seterusnya.

Untuk bisa dipahami secara langsung, adapun contoh cara menghitung denda pajak motor yang telat bayar. 

Misalnya untuk yang memiliki motor dengan besaran PKB sejumlah Rp200.000. Kemudian telat membayarnya selama dua bulan, sedangkan besaran denda SWDKLLJ adalah Rp32.000.

Maka perhitungannya adalah: 

  • PKB x 25% x 2/12 + Denda SWDKLLJ 
  • Rp200.000 x 25% x 2/12 + Rp32.000 
  • Rp8.333 + Rp 32.000 = Rp 40.333 

Besaran denda pajak motor yang telat bayar 2 bulan adalah Rp38.250. Jika diakumulasikan menjadi pembayaran total, maka menjadi PKB + SWDKLLJ + Denda Keterlambatan. Jadi, Rp200.000 + Rp32.000 + Rp 40.333  = Rp 240.333 

Demikian ulasan mengenai cara menghitung denda pajak motor yang perlu diketahui. Semoga informasi ini bermanfaat dan dapat menambah wawasan para pembaca setia Sportstars.id

Editor : Hafid Fuad

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1808 seconds [13]