logo
Balap Lainnya | Detail

Simak Bayar Denda Tilang Tidak Punya SIM, Tidak Memakai Helm dan Tidak Pakai Sein

Intan Rachmasari
Rabu, 21 September 2022, 23:57 WIB
Simak Bayar Denda Tilang Tidak Punya SIM, Tidak Memakai Helm dan Tidak Pakai Sein
Proses Tilang (Foto: Okezone.com/Dede K)

JAKARTA - Bayar denda tilang tidak punya SIM memang berbeda dengan beberapa jenis pelanggaran lainnya. Sebagai pengendara kendaraan ada baiknya untuk melengkapi sejumlah persyaratan yang sudah menjadi kewajiban. 

Selain melengkapi persyaratan seperti SIM dan STNK kendaraan, para pengendara juga wajib mengenakan peralatan lengkap seperti helm dan mematuhi segala peraturan yang ada di jalan. 

Sebab ditegakkannya aturan lalu lintas untuk ditaati supaya pengendara bisa mengemudi dengan baik untuk menjaga keselamatan dirinya sendiri dan pengendara lain. Bagi pengendara yang melanggar, pasti akan dikenakan tilang oleh Polisi lalu lintas. 

Setelah terbukti melakukan pelanggaran, pengendara akan harus membayar denda sesuai dengan yang dibebankan. 

Dilansir dari beberapa sumber, Sportstars.id akan mengulas bayar denda tilang tidak punya SIM dan pelanggaran lainnya. Berikut informasinya;

Cara Membayar E-Tilang Secara Online. (Foto: Otoklix).

 

Bayar Denda Tilang Tidak Punya SIM, Tidak Memakai Helm dan Tidak Pakai Sein

Penetapan besaran denda tilang ini diatur dalam UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Berikut daftar denda tilang yang dibebankan kepada pelanggar sesuai jenis pelanggaran:

  1. Tidak Punya SIM 

SIM merupakan syarat utama dan wajib dimiliki bagi pengendara kendaraan sebagai izin mengemudi. Jadi jika pengendara kendaraan bermotor kedapatan tidak memiliki SIM maka akan dikenakan tilang. Dan bentuk sanksinya diatur menurut pasal 281 adalah dipidana dengan pidana kurungan paling lama 4 bulan atau denda paling banyak Rp 1 juta.

  1. Tidak Mengenakan Helm SNI 

Selain melengkapi surat surat, para pengendara wajib menggunakan alat pelindung kepala atau helm khususnya pengendara roda dua. Helm yang digunakan juga harus memiliki standar SNI. 

Diatur pada Pasal 291 ayat 1 pengendara sepeda motor yang tidak mengenakan helm akan dikenakan hukuman berupa pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.

 

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1648 seconds [12]