Tim Nasional | Detail

Shin Tae-yong Belum Telpon Ragnar Oratmangoen, Sinyal Percaya Penyerang Lokal?

Hadi Febriansyah
Selasa, 11 Januari 2022, 12:27 WIB
Shin Tae-yong Belum Telpon Ragnar Oratmangoen, Sinyal Percaya Penyerang Lokal?
Ragnar Oratmangoen kini bermain di Go Ahead Eagles (Foto: Instagram/@0ratmangoen)

JAKARTA - Salah satu pemain keturunan Indonesia, Ragnar Oratmangoen kabarnya belum mendapatkan telepon dari pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Padahal tiga pemain lainnya, Jordi Amat, Sandy Walsh, dan Mees Hilgers sudah ditelepon.

Untuk keempat pemain ini, Shin Tae-yong memang memiliki kebiasaan unik. Dirinya ingin melakukan wawancara langsung untuk mengetahui seberapa tertariknya pemain-pemain tersebut untuk bisa bermain di Timnas Indonesia.

Pada kesempatan kali ini, anggota Komite Eksekutif PSSI, Hasani Abdulgani mengatakan Shin Tae-yong masih belum mewawancarai Ragnar Oratmangoen. Pasalnya, nama winger Go Ahead Eagles di Eredivisie itu muncul paling belakangan.

Sebelumnya, Ragnar Oratmangoen tidak masuk proyeksi Shin Tae-yong. Arsitek asal Korea Selatan itu memilih Kevin Diks. Namun, pengajuan Diks dibatalkan karena bentrok posisi dengan Sandy Walsh. Keduanya sama-sama bek sayap kanan.

Ragnar Oratmangoen (Instagram)
Ragnar Oratmangoen (Instagram)

"Untuk Ragnar Oratmangoen, namanya datang terakhir setelah Kevin Diks digeser oleh Shin Tae-yong. Jadi, Ragnar sampai dengan saat ini memang belum ditelepon oleh Shin Tae-yong," kata Hasani kepada sportstars.id.

Sementara itu, untuk pemain-pemain lain, Mees Hilgers perlahan dokumennya sudah mulai terkumpul. Namun masih ada beberapa hal yang diinginkan oleh Mees yang masih jadi pertimbangan dari PSSI.

"Sekarang sedang kami kumpulkan dokumennya dari Ragnar dan Mees. Namun, ada beberapa syarat yang Mees Hilgers minta. Kami sedang lihat. Jadi, untuk Sandy Walsh dan Jordi Amat sudah lebih dulu karena Shin Tae-yong telah menghubungi keduanya," tambahnya.

Hasani mengakui bahwa proses pengumpulan dokumen Mees Hilgers dan Ragnar Oratmangoen memang lebih lambat dari Sandy Walsh dan Jordi Amat.

Editor : Hadi Febriansyah

RECENT COMMENTS

/ rendering in 0.1083 seconds [12]