logo
Sportainment | Detail

Shakira Tak Menyangkal Lagu Barunya Ditujukan Untuk Gerard Pique

Ilham Sigit Pratama
Sabtu, 24 September 2022, 04:01 WIB
Shakira Tak Menyangkal Lagu Barunya Ditujukan Untuk Gerard Pique
Gerard Pique dan Shakira (Foto: Instagram/@shakira)

PUERTO RICO - Shakira baru saja merilis single baru berjudul Te Felicito pada Rabu 21 September 2022. Dalam sebuah wawancara, musisi asal Kolombia itu mengisyaratkan lagu tersebut diperuntukkan untuk mantan kekasihnya, Gerard Pique.

Sebagaimana diketahui, Shakira telah berpisah dengan Pique. Bek senior Barcelona itu ketahuan selingkuh dengan wanita yang diketahui menjalin hubungan gelap dengan wanita pirang, bernama Clara Chia,

Pique bahkan sudah berani mengumbar kemesraannya bersama kekasih barunya itu di muka umum. Belangkan ini, Eks pemain Manchester United itu kedapatan jalan bareng dengan kekasih barunya di Paris untuk menghabiskan masa libur internasional.

Sementara itu, Shakira lebih memilih menghabiskan masa lajangnya dengan merilis single baru. Single berjudul Te Felicito hasil kolaborasi bersama musisi Puerto Rico, Rauw Alejandro pun sudah bisa didengarkan di berbagai platform digital.

Namun, yang mengejutkan adalah isi dari lirik lagu tersebut. Lagu baru tersebut rupanya memang menceritakan soal seseorang yang patah hati akibat berpisah dengan mantan kekasihnya.

“Untuk melengkapimu, saya hancur berkeping-keping, saya sudah diperingatkan, tetapi saya tidak mendengarkan, jangan kamu bilang maaf, saya mengenalmu dengan baik, dan saya tahu kamu berbohong,” bunyi potongan lirik single baru tersebut jika diterjemahkan ke Bahasa Indonesia.

Shakira kemudian angkat suara soal kehebohan tersebut. Pelantun lagu resmi Piala Dunia 2010 itu tidak menyangkal bahwa lagu barunya memang ditujukan untuk Pique.

“Saya sempat kehilangan iman untuk sementara waktu, saya berpikir bahwa Tuhan tidak ada, kemudian Gerard (Pique) datang, saya pikir setiap orang punya mekanisme sendiri untuk memproses kesedihan, stress atau kecemasan,” kata Shakira dikutup Elle Magazine, Jumat (23/9/2022).

“Bagi saya, menulis musik adalah jalan yang lebih murah dari pada ke psikiater, itu membantu saya untuk memproses emosi, dan itu membantu saya sembuh, ini adalah obat terbaik, musik adalah alat untuk membantu saya dalam kondisi ekstrem,” tandasnya.

Editor : Hadi Febriansyah

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1728 seconds [13]