logo
Ragam Lainnya | Detail

Serahkan Dokumen, La Nyalla Mattalitti Penuhi Syarat Calon Ketua PB MI

Ilham Sigit Pratama
Jum'at, 05 Agustus 2022, 15:55 WIB
Serahkan Dokumen, La Nyalla Mattalitti Penuhi Syarat Calon Ketua PB MI
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Ketua DPD RI, La Nyalla Mattalitti resmi menyerahkan dokumen pencalonan sebagai Ketua Umum (Ketum) PB Muaythai Indonesia (PB MI). Hal itu disampaikan oleh Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP), Othniel Mamahit.

La Nyalla sendiri diketahui memiliki banyak pengalaman mengurus organisasi keolahargaan Indonesia. Dia tercatat pernah menjadi Ketum PSSI pada tahun 2015 hingga 2016.

Diharapkan pengalaman yang dimiliki La Nyall dapat membuahkan prestasi bagi Muaythai Indonesia. Terlebih, olahraga yang berasal dari Thailand itu tengah naik daun di kalangan milenial.

La Nyalla pun resmi menyerahkan dokumen pencalonan sebagai Ketum PB MI. Dia tiba di Gedung KONI pada pukul 14.00 WIB.

Proses penyerahan dokumen LaNyalla Mattalitti untuk pencalonan Ketum PB Muaythai Indonesia (Foto: MPI/Ilham Sigit)
Proses penyerahan dokumen LaNyalla Mattalitti untuk pencalonan Ketum PB Muaythai Indonesia (Foto: MPI/Ilham Sigit)

Menurut Ketua TPP, Othniel Mamahit, dokumen yang diserahkan La Nyalla lengkap dan memenuhi syarat. Dia kemudian akan menyampaikan visi misinya pada Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang akan digelar di Hotel Sultan, Jakarta pada 10 Agustus 2022 mendatang.

"Hari ini kami menerima dokumen persyaratan pencalonan dari beliau (La Nyalla), kami sudah mengecek kelengkapan dokumen, kita cek bersama, kita lihat lengkap," kata Othniel kala ditemui di Gedung Koni Pusat, Senayan, Jumat (5/8/2022).

Adapun tenggat terakhir penyerahan dokumen yakni pada hari ini, Jumat (5/8/2022) pukul 15.00 WIB. Othniel kemudian menyampaikan berkas apa saja yang harus diserahkan La Nyalla.

"Yang pertama kesediaan untuk dicalonkab, kedua riwayat hidup, surat dukungan dari pengprov, lalu kesediaan menyampaikan visi misi, berikutnya pernyataan tidak menjalani pidana, kesediaan waktu menjadi ketum dan kesediaan melakukan terobosan atau prestasi," tutupnya.

Editor : Saliki Dwi Saputra

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1662 seconds [12]