logo
Liga Indonesia | Detail

Sejarah Perubahan Format Kompetisi Sepak Bola Indonesia

Muammar Yahya Herdana
Senin, 31 Mei 2021, 15:33 WIB
Sejarah Perubahan Format Kompetisi Sepak Bola Indonesia
Persija Jakarta vs PSM Makassar (Foto: Liga Indonesia Baru)

JAKARTA – Penyelenggaraan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 sudah mendapat lampu hijau. Disebutkan bahwa Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akan menerbitkan surat izin penyelenggaraan kompetisi sepak bola tersebut.

Kendati demikian, berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, akan ada perubahan format kompetisi dalam ajang Liga 1 2021. Hal ini dikarenakan pandemi Covid-19 yang masih berlangsung di Tanah Air.

Perubahan format kompetisi sejatinya bukan sesuatu yang asing bagi sepak bola Indonesia. Karena pada faktanya, negeri ini sudah berulang kali mengubah format kompetisi yang disesuaikan dengan kebutuhan dan situasi yang sedang terjadi.

Pada 2007 ada 36 tim yang bertanding pada kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Di era tersebut, format kompetisi dinilai kurang adil. Pasalnya, diselenggarakan dengan sistem setengah kompetisi.

Hal ini lantas menyebabkan tingginya tingkat ketegangan pertandingan dan sangat berpotensi memicu kerusuhan. Maka dari itu, memasuki tahun 2008 dibuatlah format kompetisi yang baru.

Sebelumnya, Format Liga Indonesia dibagi menjadi dua wilayah. Saat diubah tahun 2008, format kompetisi diubah menjadi hanya satu wilayah saja yang berisikan 18 klub peserta. 

Klub pemenang akan ditentukan dengan jumlah poin terbanyak selama 34 pertandingan. Jika memiliki poin yang seimbang, maka pemenang diambil dari tim yang memperoleh jumlah gol terbanyak.

Selain itu, tiga penghuni klasemen terbawah akan terdegradasi, dan akan digantikan oleh tiga tim terbaik dari kasta di bawahnya. Sedangkan sang juara liga akan mewakili Indonesia dalam ajang Liga Champions Asia.

 

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1691 seconds [13]