logo
Sportainment | Detail

Sejarah Hari Olahraga Nasional: Semangat Kebangkitan Olahraga Indonesia!

Okta Novanto
Jum'at, 09 September 2022, 14:15 WIB
Sejarah Hari Olahraga Nasional: Semangat Kebangkitan Olahraga Indonesia!
Stadion Batakan Balikpapan sebagai lokasi Hari Olahraga Nasional 2022 (Foto: Wikipedia)

JAKARTA - Sejarah Hari Olahraga Nasional  atau yang lebih dikenal sebagai Haornas memiliki awal mula dan sejarah yang perlu diketahui. Hari Olahraga Nasional diperingati dengan tujuan untuk memupuk jiwa sportifitas para atlet Tanah Air. 

Setiap tahunnya Indonesia memperingati Hari Olahraga Nasional pada tanggal 9 September. Dalam setiap peringatannya, Haornas selalu hadir dengan mengusung tema yang berbeda.

Haornas 2022 mengusung tema ‘Bersama cetak Juara’. Lantas bagaimana sejarah dibalik Haornas yang selalu diadakan 9 September nanti?

Dilansir dari berbagai sumber, Sportstars.id akan mengulas informasinya;

JAKARTA - Lifter senior Eko Yuli Irawan siap menyumbang medali emas untuk Jawa Timur di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2021.

Sejarah Hari Olahraga Nasional

Pada dasarnya Hari Olahraga Nasional yang selalu diperingati setiap tahunnya pada tanggal 9 September merupakan untuk memperingati Pekan Olahraga Nasional yang perdana diadakan pasca kemerdekaan. 

Pekan Olahraga Nasional atau dikenal dengan PON pertama kali diselenggarakan pada tanggal 9 – 12 September 1948 di kota Surakarta atau disebut dengan Solo, Jawa Tengah. Acara olahraga yang dilaksanakan selama empat hari tersebut resmi dibuka pada tanggal 9 September 1948.

Pada 9 September tahun 1983 Stadion Sriwedari Solo diresmikan oleh Presiden Soeharto setelah melalui proses pemugaran. Tepat pada momen tersebut, Hari Olahraga Nasional juga ikut diresmikan untuk diperingati setiap tahunnya.

Pekan Olahraga Nasional perdana diadakan dengan alasan para atlet Indonesia tidak bisa mengikuti ajang Olimpiade yang diadakan di Inggris pada tahun 1948. Pada saat itu Indonesia baru merdeka tiga tahun yang lalu, sehingga kedaulatannya belum diakui oleh negara negara di dunia. 

Pada tahun tersebut Inggris belum mengakui kepemilikan paspor Indonesia dan mengizinkan atlet Indonesia bergabung apabila menggunakan paspor Belanda. Para atlet Indonesia menolak keras peraturan tersebut, sehingga rela untuk tidak mengikuti ajang Olimpiade 1948.

 

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1641 seconds [12]