F1 | Detail

Sakit Punggung, Lewis Hamilton Trauma Kemudikan Mobil Mercedes W13 Miliknya

Muammar Yahya Herdana
Senin, 13 Juni 2022, 14:30 WIB
Sakit Punggung, Lewis Hamilton Trauma Kemudikan Mobil Mercedes W13 Miliknya
Lewis Hamilton (Mercedes AMG Petronas) mengalami nyeri punggung usai balapan F1 GP Azerbaijan 2022 (Foto: Reuters/Hamad I Mohammed)

BAKU - Pembalap Mercedes AMG Petronas Lewis Hamilton, mengalami sakit punggung usai melakoni Grand Prix (GP) Azerbaijan 2022. Hal tersebut pun membuat juara dunia tujuh kali itu sedikit trauma untuk kemudikan mobil W13 miliknya.

Balapan tersebut digelar di Sirkuit Kota Baku, Minggu (13/6/2022) sore WIB. Namun, Hamilton harus mengalami pantulan cukup dahsyat selama 51 lap yang membuat punggungnya merasakan rasa sakit yang cukup dashyat.

Rasa sakit itu pun terlihat saat Hamilton memarkirkan mobilnya setelah balapan selesai. Driver asal Inggris itu cukup kesulitan untuk bangun bahkan sedikit tertatih-tatih untuk berjalan.

Hal tersebut merupakan hasil dari masalah porpoising yang masih menjadi PR bagi Mercedes di musim ini. Bahkan, hal tersebut pun membuat Hamilton sedikit merasa trauma jika harus kembali mengemudikan mobil W13 miliknya usai mengalami rasa sakit tersebut.

"Saya khawatir setiap kali saya akan kembali ke mobil," ungkap Lewis Hamilton dilansir dari GP Fans, Senin (13/6/2022).

Meski begitu, bukan berarti Hamilton enggan untuk kembali menjalani balapan. Namun dirinya ingin bisa mengendarai mobilnya dengan nyaman, agar hal menyakitkan yang harus menimpanya tidak kembali terulang.

"Tentu saja, saya selalu ingin masuk ke mobil. Saya hanya tidak ingin itu memantul lagi. Saya akan melakukan apa saja untuk menghindarinya," sambung Hamilton.

Hingga saat ini, Mercedes pun masih cukup kesulitan untuk bisa bersaing dengan Red Bull dan Ferrari untuk menjadi yang tercepat. Hamilton pun merasa Mercedes tidak akan bisa bersaing dengan maksimal sebelum dapat menemukan solusi jitu untuk menyelesaikan masalah porpoising yang dialami.

"Ada begitu banyak potensi di mobil ini, tetapi kami tidak dapat membukanya sama sekali sampai kami menghentikan pantulan ini," pungkasnya.

Editor : Furqon Al Fauzi

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1331 seconds [13]