F1 | Detail

Raikkonen Ceritakan Pengalaman Jadi Rekan Setim Alonso di Ferrari

Cikal Bintang Raissatria
Rabu, 05 Januari 2022, 15:03 WIB
Raikkonen Ceritakan Pengalaman Jadi Rekan Setim Alonso di Ferrari
Fernando Alonso dan Kimi Raikkonen pernah menjadi rekan setim di Scuderia Ferrari pada F1 2014 (Foto: F1)

BAAR - Kimi Raikkonen memiliki cerita menarik soal menjadi rekan setim Fernando Alonso di Scuderia Ferrari pada F1 2014. Sekalipun hanya berlangsung semusim, The Iceman cukup mengenang kemitraan dengan Alonso. 

Duet Raikkonen dan Alonso membuat Ferrari cukup ditakuti pada F1 2014. Betapa tidak, mereka adalah satu-satunya tim yang punya dua juara dunia F1. Sayangnya, hasil di lintasan tidak bagus baik bagi Alonso maupun Raikkonen. 

Di akhir musim, Alonso memilih hengkang ke McLaren. Sementara itu, Raikkonen bertahan di Ferrari hingga 2018. Pembalap asal Finlandia itu kemudian memilih pensiun pada penghujung Kejuaraan Dunia F1 2021, setelah tiga musim bersama Alfa Romeo Racing. 

Meski hanya semusim bersama Alonso, Raikkonen mempunyai kenangan manis bersama pembalap asal Spanyol itu. Menurutnya, Alonso adalah sosok yang sangat baik saat menjadi rekan setim.

Fernando Alonso (depan) sanggup menahan Lewis Hamilton selama 10 putaran pada F1 GP Hungaria 2021 di Sirkuit Hungaroring, Minggu (1/8/2021). (Foto: Reuters/David W Cerny)
Fernando Alonso (depan) sanggup menahan Lewis Hamilton selama 10 putaran pada F1 GP Hungaria 2021 di Sirkuit Hungaroring, Minggu (1/8/2021). (Foto: Reuters/David W Cerny)

"Saya pikir dia selalu sangat baik tetapi, sebagai rekan setim, saya dapat mengatakan ada sesuatu yang aneh di antara kami," papar Raikkonen, dikutip dari Tutto Motori Web, Rabu (5/1/2022). 

"Saya tidak tahu mengapa, tentu saja itu (2014) bukan tahun yang baik bagi saya, karena beberapa alasan. Fernando, di sisi lain, sangat cepat sepanjang akhir pekan,” lanjut pria berusia 42 tahun itu. 

“Saya harus mengatakan tidak pernah berada dalam situasi untuk dapat memutuskan siapa yang harus dimiliki sebagai rekan setim, jadi bisa saja siapa saja," beber Raikkonen. 

"Dan mungkin itu juga bagus, karena ini selalu mendorong Anda dan membawa Anda untuk berjuang. Saya tidak melihat aspek negatifnya,” tukas ayah dari tiga orang anak itu. 

 

RECENT COMMENTS

/ rendering in 0.1113 seconds [12]