logo
Liga Indonesia | Detail

PT LIB Turut Berduka Cita atas Meninggalnya Suporter PSS Sleman

Cikal Bintang Raissatria
Rabu, 03 Agustus 2022, 19:13 WIB
PT LIB Turut Berduka Cita atas Meninggalnya Suporter PSS Sleman
Direksi PT Liga Indonesia Baru, Akhmad Hadian Lukita (kiri) dan Sudjarno (kanan) (Foto: Sportstars.id/Hadi Febriansyah)

JAKARTA – Operator Liga 1 2022-2023, PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), turut berduka cita atas meninggalnya suporter PSS Sleman, Tri Fajar Firmansyah. Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita mengatakan pihaknya sangat menyesal dengan adanya kejadian ini.

Diberitakan sebelumnya, Tri meninggal dunia setelah koma selama beberapa hari akibat kerusuhan suporter di Yogyakarta, Indonesia pada (25/7/2022) lalu. Tri diketahui merupakan korban salah sasaran amuk suporter.

Tri merupakan salah satu juru parkir pasar swalayan di Babarsari, Yogyakarta yang kebetulan juga suporter PSS Sleman. Tri terkena ‘getah’ dari kerusuhan suporter pada hari itu, padahal ia tengah nongkrong bersama teman-temannya di tempat biasa menjaga parkiran.

Atas kejadian itu, Akhmad mewakili PT LIB menyampaikan duka yang mendalam. Akhmad menyesalkan kerusuhan antar-suporter kembali terjadi, bahkan sampai memakan memakan korban jiwa.

"Kami sangat prihatin dan menyesalkan kejadian tersebut dan kami menyampaikan turut berduka cita. Semoga almarhum tenang di sisiNya dan diberikan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan," kata Akhmad dikutip dari laman resmi PT LIB, Rabu (3/8/2022).

Untuk meminimalisir kejadian serupa, Akhmad mengatakan PT LIB akan berkomunikasi intens dengan Departemen Suporter PSSI, dan kelompok suporter yang ada di Indonesia. Akhmad berharap, kejadian itu tidak terulang di kemudian hari.

"Kami akan lebih intensif berkolaborasi dengan departemen suporter PSSI. Kami upayakan untuk membangun komunikasi yang lebih maksimal dengan semua kelompok suporter di Indonesia," lanjurt Akhmad.

"Prinsipnya, kekompakan, keharmonisan dan kekeluargaan di atas segalanya. Bagaimana pun kejadian serupa jangan sampai terulang. Sepak bola seharusnya menyatukan kita semua,” tukasnya.

Editor : Hendry Kurniawan

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1559 seconds [13]