Netting | Detail

Profil Tommy Sugiarto: Andalan Lama yang Bersinar Kembali di Denmark Open 2021

Basudiwa Supraja
Jum'at, 22 Oktober 2021, 13:35 WIB
Profil Tommy Sugiarto: Andalan Lama yang Bersinar Kembali di Denmark Open 2021
Ekspresi kegembiraan Tommy Sugiarto usai melangkah hingga perempat final Denmark Open 2021 (Foto: Badminton Photo)

NAMA Tommy Sugiarto kembali berkibar. Dia sempat lama tenggelam dari kancah bulu tangkis Tanah Air. Namun, anak dari Icuk Sugiarto itu kembali mengukir namanya pada turnamen Denmark Open 2021

Tommy Sugiarto lahir di Jakarta 31 Mei 1988. Anak dari pasangan Icuk Sugiarto dan Ninya Yaroh itu terjun ke bulu tangkis berkat pengaruh sang ayah. Icuk adalah mantan pebulu tangkis dengan segudang prestasi. 

Ketangkasan Icuk dalam olahraga bulu tangkis menitis pada Tommy. Di usia 18 tahun, Tommy sudah merebut medali perunggu Kejuaraan Bulu Tangkis Asia Junior serta medali perak pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior 2006. 

Dua tahun kemudian, Tommy keluar sebagai juara Indonesia International Challenge 2008. Medali emas pertamanya diraih pada SEA Games 2009 Laos bersama tim bulu tangkis putra Indonesia. 

Dua tahun kemudian, Tommy kembali menyabet medali emas pada SEA Games 2011 di Jakarta-Palembang. Prestasinya pun perlahan meningkat. Dia mulai dipercaya tampil pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2014 serta terpilih masuk Tim Piala Thomas 2014 di New Delhi. 

Pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2014, Tommy Sugiarto hanya bisa meraih medali perunggu. Dia kalah di semifinal dari Chen Long 16-21 dan 20-22. Di tahun yang sama, Tim Bulu Tangkis Indonesia juga kalah pada semifinal Piala Thomas.

Aksi Tommy Sugiarto pada ajang Denmark Open 2021 (Foto: Badminton Photo)
Aksi Tommy Sugiarto pada ajang Denmark Open 2021 (Foto: Badminton Photo)

Medali juara baru dikoleksi lagi oleh Tommy pada ajang Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia 2016 di Hyderabad, India. Di tahun yang sama, dia membawa Indonesia meraih medali perak pada Piala Thomas 2016. 

Masa keemasan Tommy Sugiarto hadir pada 2010-2011. Dia menjuarai lima ajang BWF International Series pada periode tersebut. Di BWF Grand Prix, Tommy pun pernah menyabet lima gelar juara dan dua kali menjadi runner-up. 

Sejauh ini, Tommy hanya pernah sekali menjadi juara di BWF World Tour, tepatnya Thailand Masters 2018 Super 300. Di tahun yang sama, dia dua kali menjadi runner-up pada Thailand Open (Super 500) dan Korea Open (Super 500). 

Menariknya, cukup banyak prestasi yang ditorehkan Tommy Sugiarto ketika keluar dari pelatnas PBSI di Cipayung. Dia pertama kali memutuskan keluar pada 2010. Tommy kembali masuk pada 2013, tetapi kemudian resmi meninggalkan Pelatnas pada 2015. 

 

RECENT COMMENTS

/ rendering in 0.2667 seconds [12]