Liga Champions | Detail

Presiden Liga Spanyol Kecewa Drawing Liga Champions 2021-2022 Diulang

Muammar Yahya Herdana
Rabu, 15 Desember 2021, 13:11 WIB
Presiden Liga Spanyol Kecewa Drawing Liga Champions 2021-2022 Diulang
Drawing 16 Besar Liga Champions 2021-2022 telah dilakukan, Senin (13/12/2021). (Foto: Instagram @championsleague)

MADRID – Presiden Liga Spanyol, Javier Tebas, mengungkapkan kekecewaannya setelah mengetahui drawing liga Champions 2021-2022 mengalami pengulangan. Menurutnya, kejadian tersebut sangat memalukan dan merugikan beberapa pihak.

Seperti diketahui, drawing babak 16 besar Liga Champions 2021-2022 sempat menjadi sorotan berbagai pihak. Pasalnya UEFA melakukan pengulangan pada drawing babak 16 besar tersebut.

UEFA terpaksa melakukan drawing ulang bukan tanpa alasan. Kesalahan teknis dikatakan menjadi penyebab utama mengapa drawing yang sudah dilakukan harus diulang.

Sebelumnya, Real Madrid sempat menyatakan keberatannya terhadap drawing ulang yang dilakukan. Namun UEFA menolak protes tersebut dan melanjutkan proses drawing yang sebelumnya telah dilakukan.

Javier Tebas pun mengatakan bahwa kejadian itu adalah hal yang sangat memalukan. Menurutnya,  kesalahan yang terjadi pada drawing pertama seharusnya dapat dilakukan tanpa kesalahan sedikitpun.

“Itu memalukan. Saya tidak tahu apakah itu kesalahan manusia atau teknis,” ujar Javier Tebas dilansir dari Football Espana, Rabu (15/12/2021).

Tebas juga mengakui bahwa dirinya satu pendapat dengan Real Madrid yang menganggap bahwa hasil drawing pertama tidak perlu diulang. Namun pria kelahiran Kosta Rika itu menegaskan bahwa hal tersebut merupakan pandangan pribadinya saja.  

“Real Madrid benar dan seluruh undian seharusnya tidak terulang. Tapi ini pendapat pribadi,” imbuh pria berusia 59 tahun tersebut.

Sebelumnya, Real Madrid dijadwalkan harus menghadapi Benfica di babak 16 besar Liga Champions 2021-2022. Setelah dilakukan drawing ulang, Paris Saint-Germain menjadi lawan pertama yang harus dihadapi  Los Blancos di putaran final.

Editor : Hadi Febriansyah

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1283 seconds [12]