Ragam Lainnya | Detail

Presiden Jokowi Berikan Penghargaan Satyalancana Dharma Olahraga Kepada 4 Atlet dan 1 Pelatih

Andhika Khoirul Huda
Senin, 27 Desember 2021, 18:25 WIB
Presiden Jokowi Berikan Penghargaan Satyalancana Dharma Olahraga Kepada 4 Atlet dan 1 Pelatih
Penghargaan Atlet dan Pelatih dari Pemerintah (Foto: Kemenpora)

JAKARTA - Sebanyak empat atlet dan satu pelatih mendapat penghargaan Satyalancana Dharma Olahraga dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Sebagai informasi, tanda penghormatan itu diberikan kepada warga sipil yang mengharumkan nama Indonesia lewat prestasi di bidang olahraga.

Keempat atlet berprestasi yang dimaksud terdiri dari tiga atlet bulutangkis dan satu atlet para angkat besi. Untuk atlet tepok bulu, mereka adalah Sony Dwi Kuncoro, Eng Hian, dan Tri Kusharyanto. Sedangkan atlet para angkat besi yang dimaksud adalah Ni Nengah Widiasih.

Seperti yang diketahui, Sony dan Eng Hian menyabet medali perunggu pada Olimpiade Athena 2004 masing-masing pada nomor tunggal putra dan ganda putra. 

Sementara Tri, membawa pulang medali perak pada Olimpiade Sydney 2000 dari nomor ganda campuran.  Selain juara di pesta olahraga terbesar di dunia itu, mereka juga mengoleksi berbagai gelar juara di turnamen-turnamen bergengsi lainnya.

Sedangkan Ni Nengah juga meraih medali perunggu pada Paralimpiade Rio 2016 dan juga sederet prestasi lainnya seperti medali emas Kejuaraan Dunia Powerlifting pada tahun 2021. Dengan demikian, keempat atlet tersebut sangat layak mendapat penghargaan Satyalancana Dharma Olahraga.

Kemudian, Cony Ruswanto adalah satu-satunya pelatih angkat besi yang mendapat penghargaan tersebut. Dia sangat berperan dalam melatih beberapa atlet angkat besi yang berprestasi di berbagai turnamen internasional, termasuk Olimpiade Rio 2016. 

Jadi, namanya juga masuk ke dalam daftar warga sipil yang mendapat Satyalancana Dharma Olahraga. Akan tetapi, Presiden Jokowi tidak memberikan penghargaan itu secara langsung. 

Dia diwakili oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, dalam acara Pemberian Penghargaan kepada Pelaku Olahraga Berprestasi yang digelar di Auditorium Menpora, Senayan, Jakarta, Senin (27/12/2021).

Dalam sambutannya, Zainudin berharap sejumlah atlet yang telah menjadi pelatih itu bisa terus menyumbang prestasi bagi Indonesia. Kecuali Ni Nengah yang masih aktif dan bisa meraih mimpi tertingginya pada Olinpiade Paris 2024.

"Saya ucapkan selamat kepada semua penerima penghargaan Satya Lencana. Mudah-mudahan ke depan kalian masih bisa berbakti, khususnya yang menjadi pelatih untuk bisa menunjukkan prestasi lagi, kecuali Ni Nengah Widiasih masih bermimpi untuk Paralimpiade Paris 2024," kata Zainudin, Senin (27/12/2021).

"Semoga Indonesia makin berprestasi dan kita makin bangga dengan prestasi para atlet," ia menambahkan.

Kemudian, Zainudin Amali menutup sambutannya dengan sebuah pantun. Isinya tentang rasa terima kasih dari negara kepada para atlet yang menerima penghargaan tersebut.

"Dari Semarang ke Pamanukan, singgah berhenti di Banjarnegara. Penghargaan ini diberikan, tanda terima kasih dari negara," pungkas menteri berusia 59 tahun itu.

Dalam acara itu, Zainudin juga memberikan apresiasi kepada atlet yang berprestasi di tahun 2021. Mereka adalah juara Piala Thomas 2020, peraih medali Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2021, dan peraih medali Asian Youth Paralimpik 2021.

Namun, para juara itu tidak hadir dan hanya diwakili oleh sejumlah pejabat dari federasi mereka. Seperti Ketua Umum PBSI, Agung Firman Sampurna, Ketua PABBSI, Joko Pramono, dan Sekretaris Jenderal National Paralympic Comitee (NPC) Indonesia, Ukun Rukaeni. 

Editor : Furqon Al Fauzi

RECENT COMMENTS

/ rendering in 0.1160 seconds [12]