Balap Lainnya | Detail

Polemik Kurangnya Marshal, Ketum IMI Jamin Balapan di Mandalika Tetap Berjalan

Muammar Yahya Herdana
Senin, 15 November 2021, 03:18 WIB
Polemik Kurangnya Marshal, Ketum IMI Jamin Balapan di Mandalika Tetap Berjalan
Ketua IMI, Bambang Soesatyo, berbicara didampingi perwakilan FIM (Foto: Instagram/@bambang.soesatyo)

JAKARTA - Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (Ketum IMI), Bambang Soesatyo, memastikan ajang balapan di Sirkuit Mandalika tetap berjalan seperti biasa di tengah persoalan kurangnya marshal. Kepastian tersebut cukup melegakan setelah apa yang terjadi pada dua balapan ajang Idemitsu Asia Talent Cup 2021 (IATC 2021). 

Seperti diketahui, IATC 2021 seharusnya digelar pada Minggu (14/11/2021) siang WIB di Sirkuit Mandalika. Sesi kualifikasi bahkan sudah digelar sehari sebelumnya. Namun, balapan urung dilaksanakan akibat kurangnya marshal di lintasan. 

"IMI selaku regulator olahraga otomotif di Indonesia, anggota federasi balap motor internasional (FIM), melalui Wakil Ketua Umum IMI Bidang Roda Dua, Sadikin Aksa telah mendapat konfirmasi dari Dorna Sports dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA), putaran final IATC yang terdiri atas empat balapan akan tetap berlangsung 19-21 November mendatang," tulis Bamsoet lewat akun Instagram @bambang.soesatyo, Senin (15/11/2021). 

Pria yang juga Ketua MPR RI itu menegaskan dirinya sebagai pihak paling bertanggung jawab atas kejadian tidak mengenakkan tersebut. Bamsoet menjamin akan memenuhi kekurangan yang ada agar balapan terlaksana sesuai aturan. 

Sirkuit Mandalika jalani proses homologasi FIM pada pekan ini (Foto: Twitter/@bangzul_ntb)
Sirkuit Mandalika jadi tuan rumah IATC 2021 (Foto: Twitter/@bangzul_ntb)

“Saya yang bertanggung jawab sebagai Ketua Umum IMI selaku regulator yang mewakili Federasi olahraga otomotif dunia di Indonesia. Dan kita akan segera  memenuhi kelengkapan aspek keselamatan sesuai dengan peraturan yang sudah dikeluarkan FIM,” imbuhnya. 

Persoalan kurangnya marshal itu sempat menghebohkan publik Indonesia. Sesuai aturan FIM, seharusnya terdapat sedikitnya delapan orang marshal di tiap pos. Sementara itu, jumlah tersebut tak bisa dipenuhi tepat waktu sebelum balapan. 

Kini berbagai upaya pun sudah ditangani oleh pihak penyelenggara. Hal itu dimaksudkan agar IATC 2021 dapat bergulir dengan aman dan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. 

Apalagi, Indonesia akan menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Superbike 2021 pekan depan. Balapan WSBK Indonesia 2021 itu dijadwalkan berlangsung 19-21 November di Sirkuit Mandalika, yang sekaligus menjadi seri penutup musim ini. 

Editor : Wikanto Arungbudoyo

RECENT COMMENTS

/ rendering in 0.1138 seconds [12]