F1 | Detail

Penuh Kontroversi, F1 Diminta Rombak Total Regulasi

Cikal Bintang Raissatria
Rabu, 05 Januari 2022, 15:24 WIB
Penuh Kontroversi, F1 Diminta Rombak Total Regulasi
Balapan Formula 1 2021 berakhir antiklimaks. (Foto: REUTERS)

BERLIN - Regulasi Formula 1 (F1) terus mendapat sorotan. Beberapa pihak meminta aturan lomba jet darat itu dirombak. Salah satu desakan keluar dari Prinsipal Mercedes AMG Petronas, Toto Wolff

Sepertinya, Wolff belum bisa menerima hasil akhir F1 GP 2021. Menurutnya, musim penuh kontroversi itu harus menjadi acuan F1 untuk merombak total regulasi yang ada.

F1 GP 2021 memang ditutup dengan penuh drama. Penentuan juara dalam balapan di Sirkuit Yas Marina, Uni Emirat Arab pada Desember silam, berakhir antiklimaks. Lewis Hamilton (Merceded AMG Petronas) yang memimpin sepanjang balapan justru harus disalip saingannya, Max Verstappen (Red Bull Racing) pada lap terakhir. Penyebabnya adalah drama Safety Car yang menurut Wolff merugikan Mercedes. 

Alhasil, Verstappen keluar sebagai juara dunia dan memutus dominasi Hamilton. Meski begitu, Wolff merasa banyak yang janggal pada balapan tersebut, salah satunya adalah peraturan balapan. 

Karenanya, dia meminta F1 untuk merombak semua aturan, termasuk mengganti Direktur Balapan, Michael Masi. Keputusan ini penting bagi Wolff mengingat aspek F1 bukan hanya terpaku pada hiburan saja. 

"Ini bukan hanya tentang mengganti direktur balapan. Seluruh sistem pengambilan keputusan harus diperbaiki," kata Wolff dilansir dari Planet F1, Rabu (5/1/2022). 

“Mengemudi dengan keras dan memiliki sudut pandang berbeda antara pembalap dan tim adalah hal yang normal. Tetapi keputusan yang tidak konsisten pasti mengarah pada kontroversi, sebagian besar sama sekali tidak perlu," sambungnya. 

"Saya tidak akan pernah mengatakan hal seperti itu, karena pada akhirnya kami memberikan hiburan, tetapi hiburan itu harus mengikuti olahraga dan bukan sebaliknya,” dia menegaskan. 

Editor : Abdul Haris

RECENT COMMENTS

/ rendering in 0.1155 seconds [13]