Netting | Detail

Novak Djokovic Terancam Dideportasi dan Tak Dapat Visa Australia Selama 3 Tahun

Fitradian Dhimas Kurniawan
Jum'at, 14 Januari 2022, 15:15 WIB
Novak Djokovic Terancam Dideportasi dan Tak Dapat Visa Australia Selama 3 Tahun
Novak Djokovic terancam dideportasi dan tak bisa mengikuti Australia Terbuka selama tiga tahun ke depan (Foto: REUTERS)

MELBOURNE - Pemerintah Australia resmi mencabut visa Novak Djokovic untuk kedua kalinya. Petenis asal Serbia itu bahkan terancam dideportasi dan tak bisa mengikuti Australia Terbuka selama tiga tahun ke depan.

Menteri Imigrasi Australia mengumumkan pencabutan visa Djokovic, atas dasar keselamatan dan kesehatan publik. Maklum, dia memang memilih untuk tidak divaksin.

Padahal, Djokovic baru positif Covid-19 pada Desember lalu. Sesuai dengan protokol kesehatan Australia, seharusnya dia menjalani isolasi selama beberapa waktu, dan hal tersebut tak dilaksanakan.

Seperti dikabarkan Sky Sports, Jumat (14/1/2022), pemerintah Australia juga memutuskan untuk mengirim pulang Djokovic. Hal itu membuatnya hampir pasti gagal bersaing di Australia Terbuka 2022.

Tidak hanya itu, pemerintah Australia juga menginstruksikan Djokovic untuk segera kembali ke negaranya. Meski begitu, pemain berusia 34 tahun tersebut masih bisa mengajukan banding.

Hanya saja, Djokovic harus benar-benar mempertimbangkan keputusannya sebelum banding. Pasalnya, dia akan menghadapi hukuman yang berat, jika akhirnya kalah dalam banding.

Apabila Djokovic kalah dalam banding itu, maka pemerintah Australia tidak akan memberikan visa untuknya selama tiga tahun. Artinya, dia baru bisa kembali mengikuti Australia Terbuka pada 2026.

Padahal, petenis dengan 20 titel grand slam itu juga menghadapi ancaman hukuman di Serbia. Ancaman kurungan tiga tahun juga menanti, karena dia telah mengaku melanggar isolasi mandiri, saat positif Covid-19.

Editor : Admiraldy Eka Saputra

RECENT COMMENTS

/ rendering in 0.1148 seconds [13]