Ragam Lainnya | Detail

NOC Indonesia Siap Tuan Rumah SEA Games 2027 Gantikan Brunei

Maruf
Rabu, 08 Desember 2021, 19:29 WIB
NOC Indonesia Siap Tuan Rumah SEA Games 2027 Gantikan Brunei
SEAGF Meeting yang dihadiri Sekretaris Jenderal NOC Indonesia Ferry Kono (Foto: NOC Indonesia)

JAKARTA - Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah pengganti SEA Games 2027 menggantikan Brunei Darussalam yang mundur sebagai penyelenggara event dua tahunan tersebut. Kesiapan itu disampaikan Organisasi Non-pemerintah pimpinan Raja Sapta Oktohari tersebut saat SEAGF Meeting yang diadakan virtual, Selasa (07/12).

Kesiapan Indonesia tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal NOC Indonesia Ferry Kono pada SEAGF Meeting yang dipimpin COO SEAGF Dato Seri Chaiyapak Siriwat. Ferry mengungkapkan, pimpinan SEAGF Dato Seri Chaiyapak Siriwat menyampaikan apresiasi ketertarikan Indonesia. "Mereka akan membahasnya dalam pertemuan SEAGF selanjutnya pada Januari 2022, yang sekaligus mejadi pertemuan pertama Chef de Mission (CdM) Meeting di Hanoi," kata Ferry. 

Brunei ditunjuk menjadi tuan rumah SEA Games 2027 pada pertemuan Komite Eksekutif Federasi Asia Tenggara (SEA) Games pada 22 Juli, 2020. Dalam pertemuan tersebut membahas laporan SEA Games 2019 Filipina, dan lanjutan SEA Games 2023 di Kamboja, Thailand SEA Games 2025 serta Brunei untuk SEA Games 2027, serta Laos untuk SEA Games selanjutnya. 

Menariknya, khusus penunjukkan Brunei ada keterangan tambahan masih menunggu konfirmasi pemerintah Brunei. Keterangan tambahan tersbeut tak lepas dari trauma dimana Brunei pernah mengundurkan diri dari menjadi tuan rumah SEA Games 2019. Saat itu, mereka beralasan minimnya arena pertandingan dan waktu persiapan membuat Brunei menolak tuan rumah multievent olahraga di Asia Tenggara tersebut. 

Sementara untuk SEA Games XXXI akan digelar 12-23 Mei dengan mempertandingkan 40 cabang olahraga dan 526 number of event. Terkait pemilihan cabor, Ferry menjelaskan NOC Indonesia sangat vokal. Mulai dari alasan pemilihan sejumlah cabor serta rujukan pengakuan cabor yang terafiliasi dengan International Federation.

“Ada sejumlah cabor yang kami pertanyakan karena NOC Indonesia tetap harus mengutamakan kepentingan Indonesia. Namun, SEAGF Charter (Piagam SEAGF) memang sudah menjelaskan bahwa cabor wajib di SEA Games hanya akuatik dan atletik, makanya dari dulu NOC Indonesia selalu menekankan SEA Games ini sekadar menjadi sasaran antara saja,” kata Ferry.

SEAGF Charter mengatur program cabor untuk SEA Games, yakni minimun harus mempertandingkan 22 cabor dari tiga kategori. Pertama, cabor wajib yakni atletik dan renang. Kedua, cabor yang dipertandingkan di Olimpaide dan di Asian Games, minimal 14 cabor. Ketiga, cabor lain yang mengandung unsur pelestarian olahraga lokal Asia Tenggara, minimal 8 cabor.


 

Editor : Maruf

RECENT COMMENTS

/ rendering in 0.1198 seconds [12]