MotoGP | Detail

Mulai Sulit Bersaing, Ini Kesalahan Terbesar Repsol Honda di MotoGP

Rio Eristiawan
Selasa, 11 Januari 2022, 11:03 WIB
Mulai Sulit Bersaing, Ini Kesalahan Terbesar Repsol Honda di MotoGP
Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, saat tengah bersiap memasuki lintasan Sirkuit Motorland Aragon (Foto: Honda Racing Corporation)

ROMA  - Mantan manajer Repsol Honda, Livio Suppo menilai kepergian sosok Dani Pedrosa sebagai kesalahan terbesar. Alhasil, pabrikan asal Jepang itu hanya bisa mengandalkan Marc Marquez. Sialnya, The Baby Alien juga tidak bisa berbicara banyak usai mengalami cedera pada 2019 lalu.

Menjelang gelaran MotoGP 2022 Repsol Honda berada dalam situasi yang mengkhawatirkan. Mereka belum bisa mengandalkan Marquez yang masih harus berjuang dengan cedera.

Sebagaimana diketahui, Marquez harus menepi dari balapan akibat cedera saat berlatih motocross menjelang MotoGP Algarve 2021 silam. Akibat cedera tersebut, Baby Alien  -julukan Marc Marquez- mengalami gegar otak dan diplopia mata.

Sementara menjelang balapan nanti, Marquez masih belum bisa dipastikan akan kembali balapan. Suppo Menurutnya di masa lalu, Honda telah banyak melakukan langkah keliru.

“Sudah tahun lalu jelas pembangunan tim tidak ke arah yang benar, tapi seolah-olah sinyal dari trek dan dari pembalap sendiri diabaikan , ” kata Suppo dilansir dari Motosan, Selasa (11/1/2022).

Lebih lanjut, Suppo menilai kesalahan Honda adalah membiarkan Pedrosa pergi meninggalkan tim. Karena menurutnya perkembangan motor RC213V hanya memusatkan Marquez untuk menjadi lebih kuat setiap musimnya.

“Adalah sebuah kesalahan, misalnya, membiarkan Dani Pedrosa pergi. Itu menunjukkan bahwa perkembangan motor sedang menuju ke arah di mana hanya Marc yang bisa menjadi kuat,” ucapnya.

Disisi lain, Suppo menilai Honda tidak melakukan persiapan dengan melihat situasi jika Marquez cedera. Ia pun mengaku menyesal usai meninggalkan tim karena mereka harus berjuang dengan situasi sulit.

"Sama sekali tidak ada persiapan untuk waktu setelah Marc. Saya sangat menyesal untuk Honda, yang sekarang harus berjuang seperti ini," pungkasnya.
 

Editor : Admiraldy Eka Saputra

RECENT COMMENTS

/ rendering in 0.1110 seconds [13]