Liga Indonesia | Detail

Merasa Dicurangi, Presiden Persiraja: Bukan Begini Cara Bunuh Tim Luar Jawa!

Wikanto Arungbudoyo
Kamis, 13 Januari 2022, 23:03 WIB
Merasa Dicurangi, Presiden Persiraja: Bukan Begini Cara Bunuh Tim Luar Jawa!
Presiden Persiraja Banda Aceh, H. Nazaruddin Dek Gam, marah besar melihat timnya kalah dari PSIS Semarang (Foto: Persiraja Banda Aceh)

BANDA ACEH – Presiden Persiraja Banda Aceh, H. Nazaruddin Dek Gam, mengamuk setelah timnya merasa dicurangi wasit pada laga pekan 19 Liga 1 2021-2022. Dia bahkan menyinggung sentimen kedaerahan dalam pernyataannya. 

“Kalau mau bunuh tim di luar Pulau Jawa, bukan seperti itu cara bunuhnya,” amuk Nazaruddin, dikutip dari laman resmi klub, Kamis (13/1/2022). 

“Kalau enggak suka sama tim di Aceh, ya kirim surat saja, biar enggak usah ikut kompetisi,” sambung Anggota Komisi III DPR RI itu. 

Kemarahan Nazaruddin bermula dari dugaan kecurangan yang dilakukan wasit Iwan Sukoco pada laga Persiraja Banda Aceh vs PSIS Semarang, Rabu (13/1/2022) malam WIB, di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar. Sukoco dinilai berat sebelah. 

Wasit Iwan Sukoco dinilai berat sebelah saat memimpin laga Persiraja Banda Aceh vs PSIS Semarang (Foto: PT LIB)
Wasit Iwan Sukoco dinilai berat sebelah saat memimpin laga Persiraja Banda Aceh vs PSIS Semarang (Foto: PT LIB)

Pihak Persiraja menilai Iwan sudah berat sebelah sejak pertandingan dimulai. Sang pengadil terus membiarkan pemain PSIS menghantam penggawa Persiraja tanpa ada hukuman kartu. 

Ditambah lagi, Sukoco berkali-kali meniup peluit ketika bola sedang menguntungkan Persiraja. Puncak kekecewaan terjadi ketika wasit memberi waktu tambahan lima menit di babak kedua. Padahal, laga berjalan normal tanpa banyak waktu terbuang. 

Parahnya, wasit tidak menghentikan pertandingan ketika waktu sudah melewati 90+5 dan terjadi bola mati. PSIS memanfaatkan situasi itu untuk mencetak gol tunggal kemenangan via Wallace Costa di menit keenam injury time!

 

RECENT COMMENTS

/ rendering in 0.1176 seconds [12]