logo
Ragam Lainnya | Detail

Menpora Amali Sebut Presiden Jokowi Targetkan Cabor Panjat Tebing Raih Emas Olimpiade 2024

Andhika Khoirul Huda
Sabtu, 24 September 2022, 12:53 WIB
Menpora Amali Sebut Presiden Jokowi Targetkan Cabor Panjat Tebing Raih Emas Olimpiade 2024
Menpora RI, Zainudin Amali, hadir dalam pembukaan Piala Dunia Panjat Tebing 2022 di Kawasan SCBD, Jakarta Selatan (Foto: MPI/Andhika Khoirul Huda)

JAKARTA - Menpora RI, Zainudin Amali, mengungkapkan pesan yang diberikan Presiden Joko Widodo kepada atlet panjat tebing Indonesia. Kepala Negara menginginkan cabor panjat tebing dapat menyumbang medali emas pada Olimpiade Paris 2024.

Pesan itu disampaikan Menpora Amali dalam pembukaaan Piala Dunia Panjat Tebing 2022 yang digelar di SCBD, Senayan, Jakarta, Sabtu (24/9/2022) pagi WIB. Pria asal Gorontalo itu hadir mewakili Presiden Jokowi yang sedang melakukan kunjungan kerja.

Amanat untuk meraih medali emas di Olimpiade 2024 itu sudah disampaikan Presiden Jokowi kepada Ketua FPTI Yenny Wahid saat berkunjung ke Istana Negara, Rabu (21/9/2022). Menpora Amali lantas menegaskan kembali pesan dari Kepala Negara.

"Sebagaimana Bapak Presiden menyampaikan kepada ketum langsung waktu beliau beraudiensi pada hari Rabu lalu, presiden sudah memberikan target Olimpade paris 2024 harus gold," kata Amali kepada awak media, termasuk MNC Portal Indonesia, Sabtu (24/9/2022).

Yenny, yang turut mendampingi Menpora Amali, mengungkapkan persiapan Indonesia untuk tampil di Olimpiade Paris 2024 juga sudah dimulai, termasuk dalam kejuaraan ini. Dia sangat senang karena pemerintah lewat Kemenpora RI memberi dukungan luar biasa kepada para atlet panjat tebing Indonesia.

"Alhamdulilah kalau untuk pembinaan jangka panjang kita sangat terbantu sekali dengan dukungan dari pemerintah terutama dari Kemenpora," kata Yenny.

"Pak Menteri sendiri juga memberikan perhatian yang luar biasa tiap kali ada urusan panjat tebing pasti diprioritaskan sama beliau. Demikian juga untuk pembinaan atlet, Menpora juga sudah memberikan dukungan yang luar biasa," imbuhnya.

"Jadi atlet-atlet pelatnas kemudian dikirim keluar negeri untuk bertanding. tu semua adalah bagian dari pembinaan jangka pendek dan jangka panjang," lanjutnya.

 

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.2036 seconds [13]