logo
F1 | Detail

Max Verstappen Sudah Mendekati Puncak Kejayaan

Maulana Yusuf
Jum'at, 30 Desember 2022, 09:45 WIB
Max Verstappen Sudah Mendekati Puncak Kejayaan
Max Verstappen mengangkat trofi juara dalam malam penganugerahan FIA di Bologna, Italia (Foto: Twitter/@fia)

BERLIN - Mantan pembalap Formula 1, Ralf Schumacher, menyebut Max Verstappen (Red Bull Racing) telah mendekati kejayaannya di ajang balap jet darat. Namun, pria asal Jerman berusia 47 tahun itu mempertanyakan berapa lama Max Verstappen akan berkarier sebagai pembalap F1.

Sebagaimana diketahui, Max Verstappen sedang dalam performa terbaiknya dengan menjuarai F1 2022. Selain sukses mempertahankan gelar juara dunianya (2021), pembalap berusia 25 tahun itu juga mencetak rekor baru yang fantastis.

Dengan 15 balapan yang dimenangkan pada musim 2022, Verstappen jadi pembalap terbanyak yang meraih kemenangan daripada pembalap Formula 1 sebelumnya. Pembalap berkebangsaan Belanda itu juga memiliki poin lebih banyak daripada bintang F1 GP mana pun dengan 454 poin di kejuaraan dunia.

Bahkan, Verstappen sempat disebut akan menjadi penerus legenda MotoGP, Michael Schumacher di masa depan. Terlebih, Verstappen adalah juara dunia F1 dua kali yang gayanya disamakan dengan Schumacher (dengan tujuh kejuaraannya merupakan rekor bersama dengan Lewis Hamilton).

Menurut Ralf Schumacher, Verstappen saat ini sedang mendekati masa kejayaannya di F1 pada usianya yang masih 25 tahun. Ia pun menilai masa depan Verstappen cerah karena usianya masih muda. 

“Satu hal yang pasti: Max mendekati puncaknya dan bisa bertahan lama karena usianya (masih muda),” ungkap Ralf Schumacher, dilansir dari Crash, Jumat (30/12/2022).

Namun, Ralf Schumacher justru mempertanyakan apakah Verstappen ingin melanjutkan karirnya lebih lama sebagai rider F1 atau justru pensiun dini. Pasalnya, ia masih ragu dengan keputusan Verstappen tentang masa depannya sebagai pembalap.

“Dengan Max, bagaimanapun, saya mempertanyakan pertanyaan lain: Berapa lama dia masih ingin tampil di Formula 1?," tanya Ralf Schumacher.

“Dia sudah mengisyaratkan beberapa kali bahwa dia tidak ingin mengemudi selama sepuluh tahun lagi," tambahnya.

“Saya percaya dia untuk mengatakan pada titik tertentu: 'Sampai jumpa, itu saja. Saya akan pergi!' Perjalanan konstan bisa menjadi alasan," tandasnya.

Editor : Muhammad Pratama Supriyadillah

Follow Berita Sportstars di Google News

RECENT COMMENTS


/ rendering in 0.2004 seconds [12]