F1 | Detail

Mantan Kepala Eksekutif F1 Sebut Lewis Hamilton Akan Pensiun Jelang Musim 2022

Basudiwa Supraja
Sabtu, 25 Desember 2021, 10:45 WIB
Mantan Kepala Eksekutif F1 Sebut Lewis Hamilton Akan Pensiun Jelang Musim 2022
Mantan Kepala Eksekutif F1 Bernie Ecclestone (Foto: F1)

LONDON-  Mantan Kepala Eksekutif Formula 1 (F1), Bernie Ecclestone, mengklaim bahwa pembalap Mercedes Petronas, Lewis Hamilton, akan segera pensiun setelah menutup balapan di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi pada Minggu (12/12/2021). 

Ecclestone bahkan telah menemui ayah Hamilton, Anthony, beberapa waktu lalu dan berbincang banyak hal. Dalam pertemuannya itu, Ecclestone pun menyadari bahwa Anthony terlihat tidak ingin membahas banyak tentang masa depan sang anak saat itu. Hal itu membuatnya semakin optimistis bahwa Hamilton akan segera pensiun.

"Beberapa hari yang lalu saya berbicara dengan ayahnya (Hamilton). Saya segera menyadari bahwa dia tidak ingin membicarakan masa depan putranya, jadi kami hanya berbicara tentang bisnis," ungkap Ecclestone, dikutip dari The Sun, Sabtu (25/12/2021).

Balapan F1 musim mendatang akan digelar mulai Maret 2022 di Bahrain. Dalam hal ini Ecclestone yakin Hamilton tidak akan kembali bergabung di balapan F1 musim 2022.

"Saya tidak berpikir dia akan kembali, saya pikir dia tidak akan balapan tahun depan,” tuturnya kemudian.

Menurutnya juga saat ini adalah waktu yang tepat bagi Hamilton untuk pensiun. Pasalnya pembalap asal Inggris itu telah mengikat rekor gelar juara dunianya dengan sang legenda Michael Schumacher dengan tujuh gelar yang sama.

Hamilton juga dapat mengembangkan passionnya di bidang bisnis pakaian. Bakatnya tentang usaha di bidang mode fashion itu terlihat saat ia menghadiri acara jamuan makan malam dengan pakaiannya yang mentereng beberapa waktu lalu.

"Sekarang, terikat untuk tujuh gelar dengan Michael Schumacher, ini adalah waktu yang tepat baginya untuk memenuhi mimpinya dan menjadi pengusaha mode," lajutnya.

Banyak yang mengatakan juga bahwa Hamilton telah kecewa dengan hasil balapan terakhirnya musim 2021 itu. Rivalnya, Max Verstappen, berhasil mematahkan rekor juaranya usai menyalip posisi Hamilton saat itu ketika adanya safety car.

Kontroversi pun menghiasi balapan tersebut.  Verstappen pun dianggap curang karena safety car sejatinya tidak boleh didahului. Namun protes yang sempat diajukan Mercedes pun ditolak karena aturan F1 sebenarnya membolehkan beberapa mobil yang telah disalip oleh juara diizinkan untuk mendahului safety car. Aturan itu tertuang di pasal 48.12 FIA.
 

Editor : Furqon Al Fauzi

RECENT COMMENTS

/ rendering in 0.1214 seconds [13]