logo
F1 | Detail

Mantan CEO F1 Minta Mick Schumacher Move On ke Kategori Lain

Rio Eristiawan
Kamis, 10 November 2022, 12:45 WIB
Mantan CEO F1 Minta Mick Schumacher <i>Move On</i> ke Kategori Lain
Mick Schumacher (Haas F1 Team) terancam terdepak dari kursinya musim depan (Foto: Reuters/Toru Hanai)

LONDON - Mantan CEO F1, Bernie Ecclestone, ragu Mick Schumacher bakal tampil di ajang balap jet darat tersebut musim depan. Dia lantas meminta putra legenda Michael Schumacher itu untuk move on ke kategori lain.

Seperti diketahui, masa depan Schumacher bersama Haas F1 Team masih belum jelas. Pembalap asal Jerman itu akan habis kontrak pada penghujung F1 2022. Haas sendiri dikabarkan selangkah lagi meresmikan Nico Hulkenberg untuk F1 2023.

Penampilan Schumacher sepanjang F1 2022 juga tidak banyak membantu. Dia berada di posisi ke-16 dengan mengumpulkan 12 poin, hanya dari dua balapan saja. Padahal, F1 2022 telah berlangsung 20 kali.

Mick Schumacher memimpin di depan Lando Norris (McLaren F1 Team, 4) dan Fernando Alonso (Alpine F1 Team, 14) pada balapan F1 GP Austria 2022 (Foto: Haas F1 Team)
Mick Schumacher memimpin di depan Lando Norris (McLaren F1 Team, 4) dan Fernando Alonso (Alpine F1 Team, 14) pada balapan F1 GP Austria 2022 (Foto: Haas F1 Team)

Penampilan mengecewakan tersebut mendapat kritik tajam dari Ecclestone. Menurutnya, Schumacher harus segera melupakan F1 dan mulai beralih ke kategori balapan lain.

“Mungkin dia (Mick Schumacher) harus melupakan Formula 1 dan fokus pada seri motorsport lainnya," kata Ecclestone, dilansir dari Speedweek, Kamis (10/11/2022). 

Pria asal Inggris itu merasa nama keluarga Schumacher menjadi beban tersendiri bagi Mick. Hal paling logis adalah pembalap berusia 23 tahun itu segera meninggalkan F1.

"Nama belakangnya adalah beban terbesar, tetapi dia berusaha menjalaninya sebaik mungkin dan itulah yang membuatnya terlibat dalam semua masalahnya. Karena itu, lupakan (F1) dan menangkan kategori lain," tandas Ecclestone.

Editor : Wikanto Arungbudoyo

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1938 seconds [13]