logo
Liga Champions | Detail

Liga Champions: Pelatih RB Leipzig Waspadai Kuartet Jepang dalam Permainan Celtic FC

Cikal Bintang Raissatria
Rabu, 05 Oktober 2022, 22:00 WIB
Liga Champions: Pelatih RB Leipzig Waspadai Kuartet Jepang dalam Permainan Celtic FC
GLASGOW - Callum McGregor bersama rekan setimnya terlihat sedih setelah pertandingan usai laga perdana Grup H Liga Champions melawan Real Madrid di Celtic Park, Glasgow, Skotlandia, Inggris, Selasa (6/9/2022) waktu setempat. Hasil ini membuat Celtic

LEIPZIG - Pelatih Red Bull (RB) Leipzig Marco Rose, mewaspadai gerombolan kuartet Jepang jelang laga melawan Celtic FC dalam lanjutan Liga Champions 2022-2023. Rose mengatakan, bahwa para pemain Jepang di skuad Celtic memiliki cara bermain yang unik.

Seperti diketahui, RB Leipzig akan menghadapi Celtic dalam lanjutan fase grup Liga Champions 2022-2023. Pertandingan itu akan dimainkan di Red Bull Arena Leipzig, Jerman pada Rabu (5/10/2022) pukul 23.45 WIB. 

Menjelang pertandingan tersebut, Rose berbicara mengenai dampak hebat para pemain Celtic asal Jepang. Mantan pelatih Borussia Dortmund itu mengatakan punya catatan tersendiri untuk mengantisipasi mereka. 

"Anda harus mengatakan bahwa sangat menyenangkan untuk menonton Celtic, terutama pemain Jepang mereka," kata Rose dilansir dari laman resmi RB Leipzig, Rabu (5/10/2022). 

"Kami juga secara eksplisit mencatat ini dalam persiapan kami. Sangat mengejutkan bagaimana anak-anak ini (pemain Jepang) dapat membentuk permainan," sambungnya.

Celtic memang mempunyai empat pemain berkewarganegaaan Jepang di dalam skuad. Mereka di antaranya adalah Reo Hatate, Yosuke Ideguchi, Daizen Maeda, dan Kyogo Furuhashi. 

Menurut Rose, keempatnya merupakan ancaman jika bermain bersamaan. Sebab, Rose menganggap para pemain Jepang memiliki daya juang yang tinggi. 

"Mereka kecil, lincah, dan terutama dalam satu kesatuan, situasi satu lawan satu sangat tidak menyenangkan untuk dimainkan," ujar Rose. 

"Dalam situasi satu lawan satu  mereka juga memiliki mentalitas yang hebat dan benar-benar dapat bermain sepak bola. Mereka dapat memutuskan permainan dengan tindakan mereka sendiri," pungkasnya.
 

Editor : Furqon Al Fauzi

RECENT COMMENTS


/ rendering in 0.1794 seconds [12]