logo
F1 | Detail

Lewis Hamilton Ungkap Trauma Masa Sekolah, Dilempar Pisang hingga Alami Kekerasan Fisik

Andhika Khoirul Huda
Selasa, 24 Januari 2023, 14:15 WIB
Lewis Hamilton Ungkap Trauma Masa Sekolah, Dilempar Pisang hingga Alami Kekerasan Fisik
Lewis Hamilton (Mercedes AMG Petronas) punya trauma masa kecil (Foto: Instagram/@lewishamilton)

BRACKLEY - Lewis Hamilton buka suara soal trauma yang dibawanya sejak sekolah hingga dewasa. Pembalap tim Mercedes AMG Petronas itu tak ragu menyebut masa sekolah sebagai bagian paling traumatis dalam hidupnya.

Seperti diketahui, Hamilton tumbuh dan besar di Inggris sebagai bocah keturunan imigran dari Kepulauan Karibia. Kulitnya yang hitam menjadi sasaran empuk dari para perundung berkulit putih di sekolahnya.

Hamilton lantas menceritakan pengalaman buruknya itu ketika tampil di podcast On Purpose. Juara dunia F1 tujuh kali itu mengaku sudah mengalami tindakan rasisme sejak berusia enam tahun yang tentu sangat berat baginya.

Tak hanya masalah warna kulit, Hamilton juga sering mendapatkan kekerasan fisik dari teman-teman sekolahnya. Bahkan, dia pernah dilempar pisang! Maka, tak heran bila masa-sama sekolah itu menjadi pengalaman paling traumatis dalam hidupnya.

Lewis Hamilton kerap diintimidasi dan jadi korban rasisme karena berkulit hitam sejak kecil (Foto: Instagram/@lewishamilton)
Lewis Hamilton kerap diintimidasi dan jadi korban rasisme karena berkulit hitam sejak kecil (Foto: Instagram/@lewishamilton)

"Bagi saya, sekolah adalah bagian yang paling traumatis dan paling sulit dalam hidup saya. Saya sudah diintimidasi sejak usia enam tahun," papar Hamilton dalam podcast On Purpose, seperti dilansir dari Sport Bible, Selasa (24/1/2023).

"Di sekolah khusus itu, saya adalah salah satu dari tiga anak kulit berwarna," lanjut pria berkebangsaan Inggris itu.

"Saya lebih besar, kuat, tapi anak-anak yang mengintimidasi sering melemparkan saya ke mana-mana, memukul saya terus-menerus, dan kerap kali melempar saya dengan berbagai benda, seperti pisang, atau memanggil saya ‘negro’ begitu santai," ungkap Hamilton.

"Di sekolah (menengah) saya, ada 6-7 anak kulit hitam dari 1.200 anak dan kami bertiga ditempatkan di luar kantor kepala sekolah sepanjang waktu. Kepala sekolah hanya mengeluarkannya untuk kami dan khususnya saya,” terang pria kelahiran Stevenage itu.

 

Follow Berita Sportstars di Google News

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.3196 seconds [12]