F1 | Detail

Leclerc Melempem di F1 2021, Bos Ferrari: Dia Kurang Beruntung

Fitradian Dhimas Kurniawan
Kamis, 23 Desember 2021, 17:47 WIB
Leclerc Melempem di F1 2021, Bos Ferrari: Dia Kurang Beruntung
Pembalap Scuderia Ferrari, Charles Leclerc, menatap mobilnya yang rusak usai ditabrak pada F1 GP Hungaria 2021 (Foto: Reuters/Florion Goga)

MARANELLO - Prestasi Charles Leclerc terjun bebas pada F1 2021. Dia hanya sanggup meraih satu kali podium dan dua pole position sepanjang musim lalu. Menurut Prinsipal Tim Scuderia Ferrari, Mattia Binotto, pembalapnya itu hanya kurang beruntung saja. 

Sinar Leclerc kalah terang dari rekan setimnya Carlos Sainz Jr yang baru bergabung dari McLaren. Padahal, pembalap asal Spanyol itu diprediksi bakal kalah telak dari Leclerc yang kadung dianggap sebagai anak emas di Ferrari. 

Namun, Sainz Jr memberi kejutan dengan empat kali finis di podium sepanjang F1 2021. Dia pun finis di posisi lima klasemen F1 2021 dengan nilai 164,5. Putra dari juara dunia reli Carlos Sainz itu hanya unggul lima angka dari Leclerc di posisi tujuh. 

Menurut Binotto, jebloknya performa Leclerc dikarenakan kerap tidak dinaungi dewi fortuna. Misalnya saja pada F1 GP Monaco 2021, di mana pembalap tuan rumah itu meraih pole position. Namun, dia malah gagal start lantaran kerusakan pada mobil. 

Charles Leclerc dan Carlos Sainz Jr berbincang di Maranello, Italia, markas besar Ferrari (Foto: Twitter/@ScuderiaFerrari)
Charles Leclerc dan Carlos Sainz Jr berbincang di Maranello, Italia, markas besar Ferrari (Foto: Twitter/@ScuderiaFerrari)

“Kami tidak boleh lupa jika ada balapan di mana dia tak mencetak poin. Yakni di Monako dan Budapest. Sebagai pembalap, dia tidak beruntung di balapan tersebut,” kata Binotto, mengutip dari Race Fans, Kamis (23/12/2021). 

Pun begitu, menurut sang bos, performa Leclerc sudah jauh berkembang terutama pada beberapa seri terakhir. Pembalap berusia 24 tahun itu mampu mengatasi tekanan dari Sainz yang terus melaju dengan kencang. 

“Saya sangat senang dengan perkembangannya musim ini. Dia selalu cepat di kualifikasi, termasuk di bagian akhir musim, di mana Carlos dapat lebih menantangnya,” tandas Binotto. 

Musim depan, Leclerc harus bekerja keras bila tidak ingin posisinya sebagai nomor satu digeser oleh Sainz Jr. Apalagi, ada isu yang menyebutkan kontrak pembalap asal Spanyol itu bakal diperpanjang hingga 2023. Artinya, Leclerc bisa-bisa tak lagi jadi anak emas Ferrari. 
 

Editor : Wikanto Arungbudoyo

RECENT COMMENTS

/ rendering in 0.1145 seconds [12]