F1 | Detail

Leclerc Akui Titik Lemahnya Justru Jadi Kekuatan Sainz Jr

Fitradian Dhimas Kurniawan
Rabu, 22 Desember 2021, 10:12 WIB
Leclerc Akui Titik Lemahnya Justru Jadi Kekuatan Sainz Jr
Duo pembalap Scuderia Ferrari, Carlos Sainz Jr dan Charles Leclerc, berpose jelang F1 GP Inggris 2021 di Sirkuit Silverstone (Foto: Scuderia Ferrari)

MARANELLO - Charles Leclerc secara sportif mengakui kekalahan dari Carlos Sainz Jr. Pembalap Scuderia Ferrari itu mengungkap ada keunggulan yang dimiliki sang rekan setim, tetapi justru menjadi kelemahannya. 

Ya, Sainz Jr. memang baru bergabung dengan Ferrari pada F1 2021. Pembalap asal Spanyol itu diprediksi bakal kesulitan pada musim perdananya bersama The Prancing Horse. Apalagi, Leclerc dianggap sebagai anak emas Ferrari. 

Namun, Sainz Jr memberi kejutan dengan empat kali naik podium. Dia juga unggul dalam hal perolehan angka, yakni 164,5. Sedangkan Leclerc, hanya mengumpulkan 159 angka dan bertengger di posisi tujuh klasemen F1 2021. 

Pembalap asal Monaco itu mengakui penampilan Sainz Jr sepanjang F1 2021 sangat menarik untuk disaksikan. Leclerc lantas menyebut titik lemahnya merupakan salah satu keunggulan dari sang rekan setim. 

Carlos Sainz Jr (55) memimpin di depan Charles Leclerc pada sesi latihan bebas F1 GP Hungaria 2021 akhir Juli silam (Foto: Scuderia Ferrari)
Carlos Sainz Jr (55) memimpin di depan Charles Leclerc pada sesi latihan bebas F1 GP Hungaria 2021 akhir Juli silam (Foto: Scuderia Ferrari)

“Dia menjalani musim yang hebat. Dia terus mencoba dan berperforma lebih baik ketimbang saya di setiap balapan. Hal itu sungguh menarik,” kata Leclerc, melansir dari Motorsports, Rabu (22/12/2021). 

“Saya pikir kekuatan utama Carlos adalah manajemen balapan dan bannya. Hal tersebut merupakan kelemahan saya sejak 2019. Sebagai pembalap, saya banyak berkembang di 2020 dan juga F1 2021. Hal itu berkat Carlos," sambung pembalap berusia 24 tahun itu. 

Menariknya, ini adalah kali pertama Leclerc kalah dari rekan setimnya sejak naik ke F1 pada 2018 bersama Sauber (sekarang Alfa Romeo Racing). Juara dunia F2 2017 itu sukses mengalahkan Marcus Ericsson (2018) dan Sebastian Vettel (2019 dan 2020). 

Patut dinanti seperti apa persaingan antara Leclerc dan Sainz Jr pada F1 2022. Apalagi, Ferrari kabarnya sudah menyiapkan paket mobil yang kompetitif demi kembali merasakan titel juara dunia. 

Editor : Wikanto Arungbudoyo

RECENT COMMENTS

/ rendering in 0.1129 seconds [13]