Ragam Lainnya | Detail

Lahirkan Atlet Berprestasi, Wapres: Kita Bangun Demam Olahraga Nasional

Binti Mufarida
Kamis, 12 Mei 2022, 19:55 WIB
Lahirkan Atlet Berprestasi, Wapres: Kita Bangun Demam Olahraga Nasional
Wapres RI, K.H Maruf Amin, menegaskan untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi harus membangun semangat atau “demam” olahraga nasional. (Foto: Instagram/@kyai_marufamin)

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menegaskan untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi harus membangun semangat atau “demam” olahraga nasional. Kemudian, juga akan menjadi program wajib di daerah sehingga supaya terus berkembang.

“Jadi kita memang pertama akan membangun semangat atau Demam Olahraga nasional, kita akan demamkan olahraga, kemudian akan menjadi program wajib di daerah, provinsi maupun kota dan ini supaya kita terus berkembang, kira-kira itulah yang beberapa ini akan menjadi bagian desain besar olahraga nasional,” tegas Wapres usai rapat koordinasi pelaksanaan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) di Istana Wakil Presiden, Kamis (12/5/2022).

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam kesempatan yang sama mengatakan untuk Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) perlu melibatkan daerah. “Daerah menjadi komponen utama karena pusat tidak bekerja sendiri, daerah menjadi basis untuk membina olahraga nasional.”

“Memang kalau kita melihat bahwa dalam sistem pemerintahan daerah. urusan pemerintahan ada tiga, mutlak yg memiliki enam urusan wajib pemerintah pusat, ada pemerintahan umum dan ada urusan pemerintahan konkuren,” katanya.

Tito mengatakan urusan pemerintah konkuren itu ada 32 macam urusan daerah. “Dimana 14 adalah urusan wajib seperti pendidikan kesehatan infrastruktur dan ada yang menjadi pilihan, tidak harus, tidak wajib. Olahraga saat ini menjadi termasuk satu dari 18 urusan pilihan.”  

“Jadi karena tidak menjadi wajib maka kita sangat tergantung passion kepala daerah masing-masing, kepala daerah yang suka olahraga, mengembangkan olahraga, membuat program jadi program yang diutamakan masuk prioritas, anggarannya pun jadi besar. Sarana dan prasarananya dibangun mereka,” kata Tito.

Wapres, kata Tito, menyarankan agar olahraga menjadi program wajib daerah. “Nah ini memerlukan afirmasi. Dalam rapat tadi bapak Wapres menyarankan untuk menjadi program wajib. Dengan program wajib maka otomatis anggaran dibuat programnya, dan itu akan meliputi pembangunan sarana dan prasarana olahraga, pembinaan olahraga di sekolah-sekolah, pembuatan event-event olahraga, dan lain-lain.”
 

Editor : Admiraldy Eka Saputra

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1336 seconds [13]