Liga Italia | Detail

Kutuk Keras Tindakan Rasisme, Fiorentina Minta Polisi Selidiki Oknum Suporternya

Cikal Bintang Raissatria
Senin, 04 Oktober 2021, 19:00 WIB
Kutuk Keras Tindakan Rasisme, Fiorentina Minta Polisi Selidiki Oknum Suporternya
Fiorentina kutuk keras pelaku rasisme kepada para pemain Napoli (Foto: ACF Fiorentina)

FLORENCE – Fiorentina mengutuk keras tindakan rasisme yang dilakukan oknum suporter mereka kepada beberapa pemain Napoli. Hal itu mereka utarakan dalam pernyataan resmi hari ini. Tindakan rasis itu dilakukan usai La Viola -julukan Fiorentina- ditekuk Partenopei -julukan Napoli- 1-2 dalam lanjutan pekan ketujuh Liga Italia 2021-2022.

Dalam sebuah pernyataan resmi, Senin (4/10/2021), Fiorentina mengutuk keras tindakan tak terpuji tersebut. Selain itu, pihak Fiorentina juga sudah mengumpulkan sejumlah bukti dan akan melarang pelaku rasis tersebut datang ke stadion.

“Fiorentina mengutuk keras insiden rasisme yang terjadi selama pertandingan melawan Napoli pada hari Minggu,” tulis Fiorentina dalam laman resminya, Senin (4/10/2021).

“Manajer Umum Joe Barone secara pribadi meminta maaf kepada Napoli dan para pemain yang menjadi sasaran nyanyian memalukan dan tak tertahankan ini setelah pertandingan, atas nama klub,” sambung tulisan tersebut. 

“Fiorentina telah memberikan kepada polisi semua rekaman video dan sumber daya lainnya untuk memastikan bahwa individu yang bertanggung jawab atas nyanyian tercela itu diidentifikasi,” sambungnya lagi.

“Setelah otoritas terkait mengidentifikasi mereka yang bertanggung jawab, Fiorentina akan melarang mereka dari stadion dan berharap semua klub lain melakukan hal yang sama, selain memastikan bahwa semua aturan diterapkan secara konsisten untuk semua,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, ketiga pemain yang mendapatkan perlakuan tidak terpuji itu adalah Victor Osimhen, Kalidou Koulibaly, dan Andre-Frank Zambo Anguissa. Bahkan, Osimhen dan Koulibaly langsung bereaksi keras atas perlakuan buruk tersebut.

“Bicaralah kepada anak-anak Anda, orang tua Anda, buat mereka mengerti betapa menjijikkannya membenci seseorang karena warna kulit mereka,” tulis Osimhen dalam media sosial pribadinya (@vitorosimhen), Senin (4/10/2021).

“Mereka harus diidentifikasi dan dijauhkan dari stadion: selamanya," tegas Koulibaly dilansir dari Football Italia, Senin (4/10/2021).

Sementara itu, tindakan rasisme ini bukan yang pertama kali terjadi di tanah Italia. Sebelumnya, penjaga gawang AC Milan, Mike Maignan juga mendapatkan perlakuan serupa saat bertandang ke Juventus.


 

Editor : Furqon Al Fauzi

RECENT COMMENTS

/ rendering in 0.6952 seconds [12]