Tim Nasional | Detail

Kurniawan Kritisi Pemain Indonesia yang Belum Bisa Bedakan Antara Profesional dan Hobi yang Digaji

Ilham Sigit Pratama
Jum'at, 14 Januari 2022, 21:00 WIB
Kurniawan Kritisi Pemain Indonesia yang Belum Bisa Bedakan Antara Profesional dan Hobi yang Digaji
Kurniawan Dwi Yulianto dikontrak lima tahun sebagai asisten pelatih Como 1907 (Foto: Instagram/Kurniawanqana)

JAKARTA – Legenda Timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto mengkritik sejumlah pesepak bola Indonesia. Menurutnya, masih banyak pemain di Indonesia yang belum bisa bersikap dewasa dan profesional.

Hal itu disampaikan Kurniawan yang baru saja didapuk sebagai asisten klub Liga Italia 1907 Como pada Webinar Partai Perindo, Jumat (14/1/2022). Webinar tersebut membahas masa depan Timnas Indonesia usai pagelaran Piala AFF 2020.

Pada webinar itu, Kurniawan menyorot pola hidup sebagian besar pesepak bola Indonesia yang dinilai belum profesional. Dirinya menganggap bahwa banyak pemain di Indonesia yang menganggap bahwa bermain sepak bola hanyalah sekadar hobi yang dibayar.

“Saya lihat banyak pemain yang belum bisa membedakan perkara profesional dan hobi yang digaji. Banyak yang hanya mengugurkan kewajiban latihan dan bertanding,” kata Kurniawan.

Oleh sebab itu, Kurniawan berharap agar para pemain Indonesia menyadari pentingnya mengelola diri dan mengerti bagaimana bersikap profesional. Mantan pelatih Sabah FC itu ingin para pemain lebih memerhatikan pola hidup dan menjaga asupan nutrisi.

Profil Como 1907, Klub Serie A yang Akan Dilatih Kurniawan Dwi Yulianto

“Harus diperhatikan mindset mengenai bagaimana menjaga gizi, pola hidup, istirahat, dan lain-lain. Ada faktor eksternal selain taktik dan teknik yakni attitude dan pola hidup,” Kurniawan menambahkan.

Lebih lanjut, pria yang dikenal dengan sebutan Kurus itu juga memberi masukan kepada para pemain Indonesia yang ingin menjaga asupan nutrisi. Mantan pemain Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya itu berharap para pemain menggunakan jasa ahli nutrisi pribadi agar asupan gizi terus terjaga.

“Para pemain harus meng-hire ahli nutrisi pribadi. Karena gaji pemain di Indonesia kan tidak kecil. Mereka harus sadar masa keemasan mereka ada batasnya,” ujar Kurniawan.

“Sebagai pemain profesional harus melakukan apa saja untuk menjaga performa dan meningkatkan performa,” pungkas Kurniawan.

Editor : Furqon Al Fauzi

RECENT COMMENTS

/ rendering in 0.1171 seconds [13]