Liga Inggris | Detail

Kondisi Klub Kacau Balau, Suporter Oldham Athletic Usung Peti Mati

Wikanto Arungbudoyo
Kamis, 07 Oktober 2021, 17:53 WIB
Kondisi Klub Kacau Balau, Suporter Oldham Athletic Usung Peti Mati
Suporter Oldham Athletic mengusung peti mati sebagai bentuk protes (Foto: The Sun)

OLDHAM – Penggemar klub Oldham Athletic terus menyuarakan ketidakpuasan kepada pemilik klub yang bernama Abdallah Lemsagam. Aksi protes kemudian memuncak pada laga Divisi Tiga Liga Inggris 2021-2022 akhir pekan lalu. 

Pada laga kontra Hartlepool itu, suporter Oldham mulai berani menginvasi lapangan Stadion Boundary Park. Sebelum itu, suporter juga melempari lapangan dengan bola tenis. Ada pula yang sengaja menaruh peti mati di pintu masuk stadion serta ratusan orang berdandan seperti badut. 

Aksi nekat para suporter itu tidak terlepas dari tindak-tanduk Lemsagam sendiri. Keuangan klub tidak dikelola dengan benar di bawah pimpinan pria asal Maroko tersebut. Akibatnya, gaji pemain sering tertunda, serta beragam masalah administrasi lainnya. Singkatnya, klub berjalan ke arah yang salah. 

Pemilik Oldham Athletic, Abdallah Lemsagam, didesak segera menjual klub (Foto: The Sun)
Pemilik Oldham Athletic, Abdallah Lemsagam, didesak segera menjual klub (Foto: The Sun)

Contoh paling anyar terjadi pada Maret 2020. Ketika itu, Lemsagam harus diancam lebih dulu sebelum membayar utang kepada Simon Blitz, pemegang kontrak sewa Stadion Boundary, senilai 575 ribu poundsterling (setara Rp11 miliar). Itu hanya salah satu contoh kegagalan administrasi di lingkup klub. 

Lemsagam sendiri telah mengambil alih klub sejak Januari 2018. Celakanya, The Latics justru terdegradasi ke kasta keempat Liga Inggris pada akhir musim. Ditambah lagi, krisis keuangan semakin membuat klub berkubang dalam masalah pelik. 

Mereka memang mampu promosi ke Divisi Tiga Liga Inggris (League Two) pada awal musim 2021-2022. Akan tetapi, suporter tetap belum puas. Mereka sudah muak dengan kepemimpinan Lemsagam. Desakan untuk menjual klub terus menguat. 

Suporter Oldham Athletic melempari lapangan dengan bola tenis (Foto: The Sun)
Suporter Oldham Athletic melempari lapangan dengan bola tenis (Foto: The Sun)

Suporter yang geram bahkan membentuk wadah bernama ‘Push The Boundary’ sejak 2019. Salah satu pendirinya, Steve Shipman, mengaku sudah melihat tanda-tanda tidak beres di klub sejak lama. 

“Kami sudah melihat tanda-tanda peringatan sejak beberapa tahun lalu dan ternyata benar. Kami ingin melakukan sesuatu karena kami seakan-akan hanya berteriak ke lubang hitam,” ujar Shipman, dilansir dari The Sun, Kamis (7/10/2021). 

 

RECENT COMMENTS

/ rendering in 0.5843 seconds [12]