Hobi | Detail

Kolaborasi IeSPA dan PB ESI Bentuk Badan Timnas Esport  

Maruf
Selasa, 08 Juni 2021, 19:58 WIB
Kolaborasi IeSPA dan PB ESI Bentuk Badan Timnas Esport  
Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari saat menerima Badan Timnas Esport (BTES) . (Foto: NOC Media)

JAKARTA  Badan Timnas Esport (BTES) akan menjadi tim ad hoc ini bakal mewadahi atlet-atlet esport yang membela Merah Putih di multievent Internasional. BTES merupakan kolaborasi antara Indonesia Esport Association (IESPA) dan Pengurus Besar Esport Indonesia (PB ESI). 

Mereka sepat bersinergi demi semangat pencapaian prestasi Indonesia di multievent Internasional.  IESPA dan PB ESI adalah dua organisasi yang menaungi esport di Tanah Air. IESPA digagas Eddy kala geliat esport mulai tumbuh di Tanah Air. 

Mereka berafiliasi dengan Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) dan telah mendapat pengakuan Federasi Esport Internasional (IESF).  Sementara PB ESI terbentuk pada awal 2020. Organisasi ini diketuai Budi Gunawan dan mendapat pengakuan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sebagai badan resmi yang menaungi pembinaan prestasi olahraga di bawah naungan KONI. 

Ketenaran esport kian dilirik untuk dipertandingkan di multievent olahraga internasional. Debut esport sebagai olahraga prestasi dimulai dengan masuk laga ekshibisi Asian Indoor and Martial Arts Games (AIMAG) 2017 Asgabath dan berlanjut di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang. 

Antusiasme berlanjut kala SEAGF menyepakati esport menjadi cabor resmi perebutan medali di SEA Games 2019 Filipina. Bahkan esport kini juga telah masuk dalam daftar cabor yang dipertandingkan di SEA Games 2021 Hanoi, AIMAG 2021 Pataya, serta  Asian Games 2022 Hangzhou.

Ketua IESPA Eddy Lim menjelaskan pihaknya dan PB ESI memiliki niat prestasi esport Merah Putih. “Oleh karena itu, kami langsung duduk bersama untuk membahas struktur BTES. Jadi memang kami sudah seperti satu grup,” kata Eddy dalam rilis yang dikirm National Olympic Committee (NOC) Media .

Sedangkan Sekjen PB ESI Frengky menyatakan adanya kesadaran melihat Merah Putih berjaya di kancah internasional sebagai alsan bersinergi. “Kami mau menunjukkan kepada semua bahwa bisa bersatu  dan tidak perlu ribut. Sebab, fokus kami adalah membawa kejayaan prestasi Indonesia,” ujar Frengky.

Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari mengatakan kehadiran BTES menjadi preseden positif bagi dunia olahraga. “Ini hari bersejarah karena pembentukan BTES memberi pelajaran bagi cabor yang masih memiliki pikiran mendua karena saat membela nama Indonesia harus menjadi satu. Esport menunjukkan meski organisasinya berbeda, jangan mengkhianati Merah Putih karena yang paling penting adalah prestasi olahraga Indonesia,” kata Okto, Selasa (8/6).

Dia berharap persiapan BTES jangan sekadar terpaku pada SEA Games, harus sampai Asian Games 2022. "BTES yang harus menetapkan standar atlet timnas esport dan juga yang mengawal persiapan mereka untuk turun di multievent. Pamor esport juga tengah naik daun sehingga bisa saja menjadi movement kami yang tengah berjuang menjadi tuan rumah Olimpiade 2032,” tambahnya.  

Editor : Abdul Haris

RECENT COMMENTS

/ rendering in 0.4398 seconds [12]