Sportainment | Detail

Kisah Muslim Ilkay Gundogan, Sempat Beramal ke Panti Asuhan Indonesia

Johana Joy Artamira
Rabu, 06 April 2022, 13:51 WIB
Kisah Muslim Ilkay Gundogan, Sempat Beramal ke Panti Asuhan Indonesia
Ilkay Gundogan beramal ke panti asuhan di Indonesia (Foto: Twitter/@INA_Citizens)

NAMA Ilkay Gundogan menjadi pesepak bola muslim yang sering menjadi teladan bagi sejumlah orang. Pemain Manchester City itu diketahui permah beramal ke salah satu panti asuhan Indonesia.

Dalam segi permainan, Gundogan merupakan sosok penting di era kepelatihan Pep Guardiola di Man City. Dia juga memiliki andil besar pada Piala FA (20118-2019).

Gundogan juga menjadi satu dari banyak pemain muslim yang berpuasa di Liga Inggris. Lantas seperti apa kehidupan pemain Timnas Jerman itu sebagai seorang muslim? Berikut rangkuman dari Sportstars.id.

Ilkay Gundogan sosok yang dermawan

Gelandang Manchester City, Ilkay Gundogan (Foto: REUTERS)
Gelandang Manchester City, Ilkay Gundogan (Foto: REUTERS)

Selain dikenal sebagai gelandang tengah, Gundogan juga dikenal sebagai seseorang pemain yang religius. Hal ini terbukti ketika dia memberikan solidaritas kepada sesama muslim di sejumlah negara.

Pada Bulan Suci Ramadhan 2021 lalu pemain 31 tahun itu diketahui mengadakan aksi amal di Indonesia. Aksi amal tersebut dia lakukan bersama dengan pendukung Manchester City Supporters Club Indonesia atau yang disebut juga sebagai MCSCI.

Aksi amal yang dilakukan oleh Gundogan itu ditujukan kepada yayasan panti asuhan dan orang – orang di jalanan. Kegiatan ini awalnya berlangsung di Jakarta. Namun, akhirnya merambah ke Makassar, Lamongan, hingga Sampit.

Gundogan membagikan tiga ribu porsi makanan selama kegiatan amal ini berlangsung. Dia juga membagikan takjil serta makanan sahur. 

Tidak hanya itu, Gundogan juga memberikan jersey asli Manchester City yang didistribusikan oleh MCSCI di panti asuhan dan yayasan sosial.

Dalam sebuah wawancara, Gundogan juga mengaku bangga dapat menjadi pemain muslim yang memperkuat Timnas Jerman. Menurutnya hal itu dapat memberikan inspirasi bagi sesasam muslim dan para imigran di Eropa. 

Editor : Saliki Dwi Saputra

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1326 seconds [12]